BatamNow.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Awal Bros, Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Rabu (03/03/2021).
Renata salah satu tim medis vaksinasi mengatakan kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 dan dilakukan dengan 4 tahap untuk total 36 Anggota Dewan.
“Setiap tahapnya terdaftar 9 orang dari keseluruhan Anggota Dewan untuk melakukan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.
Renata mengatakan kegiatan vaksinasi anggota Dewan ini berlangsung hingga Jumat (05/03) mendatang.
Renata juga menjelaskan tahapan sebelum vaksinasi dilakukan. Mulai dari tahap pendaftaran, lalu pencatatan dan observasi.
Setelah mendaftar, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan penyakit yang menghalangi vaksinasi (skrining).
Setelah lolos pada tahapan itu, barulah dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin.
Tak sampai di situ, sebelum para Anggota Dewan yang telah divaksinasi pulang, mereka diwajibkan untuk melakukan Pencatatan dan Observasi berkisar 30 menit.
Sekretaris Komisi 1 DPRD Kota Batam Lie Khai mengatakan tidak ada persiapan khusus untuk vaksinasi ini.
“Saya sehat dan bugar pasca-menerima vaksin, dengan adanya proses vaksinasi ini setidaknya bisa membuat masyarakat menjadi yakin dan tidak ragu dan mau ikut serta divaksin. Agar nantinya bisa menekan penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Anggota Komisi II DPRD Batam, Udin P Sihaloho mendukung program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 ini.
“Saya sangat yakin bahwa Pemerintah tidak akan menyesatkan masyarakatnya,” ujarnya.
Ketua Komisi I DPRD Kota Batam Budi Mardianto menyampaikan agar anggota Dewan yang belum divaksinasi untuk segera melakukannya. Ia katakan prosesnya cukup cepat dan tidak ada rasa sakit.
“Saya berharap dengan dilakukannya vaksinasi ini bisa melumpuhkan virus-virus yang selama ini membuat kita menjadi lemah fisik dan ekonomi. Kami berharap pihak rumah sakit akan terus melajukan vaksinasi agar terhindar dari penyakit apapun,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Capt Luther mengatakan tidak ada rasa sakit selama penyuntikan vaksin. Selain itu pelayanannya juga bagus.
“Untuk kawan-kawan yang belum melakukan vaksin untuk segeralah dan untuk masyarakat saya harap juga akan segera dilakukan vaksinasi. Jangan takut dengan isu-isu yang beredar di media sosial tentang bahaya vaksinasi,” ujarnya.(Hendra)

