Rekening Kasino Kepala Daerah
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bisa dikata kecolongan besar atas ulah Kepala Daerah yang keranjingan berkasino ria.

Demikian juga pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), bisa dituding kebobolan besar atas leluasanya para pejabat negara itu memikul uang (dolar) berkoper-koper, lalu mereka membuka Rekening Kasino (RK).
Apakah para pejabat negara itu prosedural setiap melenggang ke Luar Negeri ( LN)? Belum ada penjelasan konkret dari Mendagri Tito Karnavian.
Awalnya, Tito yang mantan Kapolri itu respek atas temuan PPATK dan berjanji akan mengusutnya. Namun kemudian menyangkal dengan alasan, kementeriannya tak berwenang mengusut temuan PPATK. Bisa jadi, Tito, saat menjawab wartawan masih ”baperan” sebagai kapolri. Bisa jadi…
Bagaimanapun, Kemendagri pihak yang ikut terciderai dan dipermalukan atas ulah para kepala daerah itu. Sebab, Permendagri No 59 Tahun 2019, mengatur tentang Tata Cara Perjalanan ke Luar Negeri Di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah.
Salah satu poin substantif di Permendagri itu, setiap pejabat negara, kepala daerah, Ketua DPR/ anggota, DPRD dan anggota serta jajaran ASN, yang bepergian ke LN mesti memiliki izin terlebih dahulu dari kementerian.
Sebelum Permendagri, upaya pencegahan pun sudah pernah dilakukan, yakni lewat Surat Edaran (SE) Mendagri No 009/5446/SJ, Juli 2019.
Sedangkan sanksi bagi setiap orang yang melanggar peraturan itu: hukuman administratif sebagaimana diatur ketentuan perundang-undangan.
Tampaknya, Permendagri itu tak efektif menangkal ulah para oknum pejabat negara yang wara-wiri ke LN dengan tujuan tak terpuji.
Para oknum Kepala Daerah dan orang-orang legislatif dan anggota senator Indonesia dan oknum pejabat lainnya, sering lolos melenggang ke LN.
Apalagi peraturan itu hanyalah alat” pasif. Sementara pengawasan di lapangan dan koordinasi antar-instansi jauh dari teks peraturan. Ini juga contoh prilaku laten akan lemahnya kontrol pemerintah terhadap berbagai implementasi peraturan di negeri nyiur melambai ini.
Andaikan pun mereka dapat izin, pemerintah Indonesia tetap juga kecolongan, karena dipastikan alasan mereka ke LN bukan pelesiran ke kasino.
Selain dugaan pelanggaran izin perjalanan mancanegara, sumber duit mereka yang super jumbo itu juga menjadi pertanyaan besar dan mencurigakan.
Begitu gampang dan leluasanya uang dolar setara puluhan miliar, bahkan ratusan miliar dipikul berkali-kali melenggang dari Indonesia ke kasino Singapura.
Padahal Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 100/PMK.04/2018 Ttg Perubahan Peraturan Menteri Keuangan No 157/PMK/PMK.04/ tahun 2017, melarang setiap orang membawa di atas Rp 100 juta, dan Rp 1 miliar bagi korporasi, tanpa izin.
Tak pelak, bila bercermin dari kasus RK, pihak Kemenkeu yang ahli atas security lintas uang antar-negara, telah ditelikung bulat-bulat para oknum yang memikul tas berisi dolar.
Belum lagi oleh para mafia money changer dan mafia agen dolar yang berkecimpung di kasino. Mereka ditengarai punya jaringan di perbankkan dunia, termasuk di Indonesia. Padahal Kemenkeu Indonesia dipimpin kampiun keuangan dan mantan Direktur Wold Bank.
RK Tamparan Telak Bagi Indonesia
Bila melihat temuan radar PPATK, apa yang diulas dan dilaporkan :batamnow: beberapa edisi yang lalu, sungguh tak meleset.
Media ini lebih awal mengungkapkan bagaimana habit ratusan ribu orang warga Indonesia bolak-balik menghamburkan uang bertaruh ke kasino di Singapura.
Totalan kasar jumlah rupiah yang hijrah ke meja judi itupun diasumsikan Rp 1.500 Triliun, selama delapan tahun kasino beroperasi. Angka yang tidak asal sebut, meski validasinya belum konkret. Tapi asumsi angka spektakuler itu himpunan dari berbagai kalkulasi dan analisis lintas uang oleh beberapa sumber akuntabel di Singapura.
Salah satunya dari bocoran revenew report dan financial report kasino lewat Mr X, ketua salah satu komunitas pemerhati entertain di Singapura.
Begitu besarnya uang rupiah (tentu dikonversi dulu dengan Dolar Singapura di Indonesia) yang hengkang sia-sia dan tak kembali ke Indonesia. Ini juga bagian dari andil mentalitas bobrok para oknum aparat Indonesia. Perangai inilah penyebab ”loyo”-nya pengawasan lintas instansi di Indonesia.
Dengan terungkapnya kasus ini, pun sekaligus tamparan telak bagi pemerintah Indonesia. Di saat kas negara cekak, tapi ada lalu-lintas siluman uang ribuan triliunan rupiah tak terpantau GPS pihak Kemenkeu yang dipimpin Sri Mulyani Indrawati itu.
Bisa jadi tak disadari, dengan hengkangnya rupiah super jumbo dari Indonesia memengaruhi stabilitas khususnya ketersediaan rupiah di Indonesia (deflasi). Dan, berbagai ekses keuangan lainnya? Untuk ini, hanya Kemenkeulah yang bisa menjawab.
Lalu tentang sumber pundi-pundi para kepala daerah yang cukup besar itu. Dari mana?
Temuan PPATK ini hendaklah menjadi master key untuk membongkar asal-usulnya. Apakah uang yang difoyakan di negeri Lee Hsien Loong itu, duit haram atau duit karam?
Beragam warga Indonesia yang kebabalasan ke kasino. Tak hanya pejabat negara, kepala daerah, para anggota DPD, DPR, DPRD dan ASN serta lainnya.
Para tajir, konglomerat, taipan bisnis pun ber-kloter (kelompok terbang) memikul duit berkoper-koper ke kasino.
Anehnya warga kelas ekonomi menengah ke bawah tak ketinggalan dilahap sensasi kasino.
Dan, yang paling menjengkelkan, para pekerja serabutan ilegal asal Indonesia di sana, pun banyak yang terngkurap keranjingan ke meja judi.
Tentang kisah pilu seorang owner salah satu maskapai penerbangan di Indonesia yang hidupnya berakhir jadi gelandangan, satu kisi-kisi kejamnya kasino yang sudah diungkap media ini terdahulu.
Romantisme dalam bilik kasino pun, kadang bagaikan bunga tersendiri bagi para tajir dan pejabat negara Indonesia. Ada para pejabat yang sembari menenteng WIL-nya dan para kaum ibu WNI yang menenteng LIL (Lelaki Idaman Lain)-nya.
Kasino dengan suguhan berbagai meja permainan, memang sungguh seksi. Suasana di ruang kasino pun beragam. Ritme pemain (gambler) di kasino terkadang diselimuti momen happy, tapi selalulah berakhir dalam kesengsaraan. Duit yang diangkutpun ludes sia-sia. Merekalah yang menjadi korban kasino.
Dan, Indonesia tak luput menjadi korban kasino yang di Singapura itu. Presiden Jokowi juga sampai menaruh keheranannya atas kasus ini.(*)