KSAD: Saya Tak Bohong Banyak Prajurit Membelot dari TNI - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

KSAD: Saya Tak Bohong Banyak Prajurit Membelot dari TNI

by BATAM NOW
20/Apr/2021 13:36
KSAD: Saya Tak Bohong Banyak Prajurit Membelot dari TNI

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat jumpa pers di Mabes TNI AD, Jakarta. (F: CNN Indonesia/ Andry Novelino)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa tak memungkiri setiap tahun banyak prajurit TNI yang membelot atau kabur dari kesatuannya.

Dilansir CNNIndonesia.com, menurut Andika, alasan para pembelot ini pun beragam, mulai dari terlilit utang hingga terlibat permasalahan asusila.

“Motivasi beda-beda, ada yang karena utang, ada yang karena mungkin merasa tidak cocok, ada yang mungkin karena masalah susila, macem-macem itu begitu banyak,” kata Andika di Pomdam Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/04/2021).

Yang pasti kata dia, kabur atau membelot dari satuan prajurit TNI tak hanya terjadi di Papua. Andika pun tak ingin menghubungkan hal tersebut dengan putra daerah atau kedaerahan.

“Sebetulnya kasus ini bukan hanya terjadi kali ini, walau tidak sama persis tapi prajurit yang lari atau tinggalkan dinas dan tidak kembali lagi itu cukup sering,” kata dia.

“Saya terbuka, enggak bohong. Setiap tahun begitu banyak. Dan itu dilakukan oleh prajurit dengan latar belakang maupun etnis yang beda-beda, kami tidak akan ambil kesimpulan bahwa ini ada hubungan dengan putra daerah,” katanya.

Meski begitu Andika menyebut semua prajurit yang membelot ini tak dilepas begitu saja. Semuanya telah diproses secara hukum.

Bahkan kata dia, tanggung jawab tak hanya ditanggung oleh pelaku pembelot, tetapi juga atasan langsung yang berhubungan dengan prajurit tersebut.

“Kita juga briefing para komandan satuan dan ini termasuk penilaian. Ini yang kami lakukan. Kita tidak hanya lihat individu yang melakukan tindak pidana, tetapi bagaimana leadership atau kepemimpinan di atasnya,” katanya.

Sebelumnya, seorang anggota TNI yang bertugas di Papua membelot dan bergabung dengan OPM. Prajurit ini diketahui kabur dari pos jaganya pada 12 Februari 2021.

Oknum TNI ini pun saat ini telah masuk daftar pencarian orang (DPO). Dia kabur dengan membawa 70 butir amunisi beserta magasin.

Beberapa pasal telah dikenakan terhadap oknum TNI itu. Salah satunya yakni THTI atau tidak hadir tanpa izin. Setelah 30 hari, pihaknya baru bisa memecat yang bersangkutan.(*)

Berita Sebelumnya

PWI Tanjungpinang-Bintan Gelar Sepak Bola Usia Dini

Berita Selanjutnya

Rutin Sikat Gigi selama Puasa Ramadan, Cek Waktu yang Dianjurkan

Berita Selanjutnya
Rutin Sikat Gigi selama Puasa Ramadan, Cek Waktu yang Dianjurkan

Rutin Sikat Gigi selama Puasa Ramadan, Cek Waktu yang Dianjurkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com