BatamNow.com – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang melalui Batam (perbatasan perlintasan luar negeri) dikawal langsung oleh TNI.
Gubernur Kepri langsung menunjuk Danrem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, sebagai Ketua Satgassus Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan untuk Provinsi Kepri, Jumat (23/04)
Sementara untuk Batam, Ketua Satgassus dijabat oleh Komandan Kodim (Dandim) 0316/Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, khusus untuk pemulangan PMI sudah dibentuk Satgas Khusus (Satgassus).
“Kalau nggak salah itu perintahnya dari pusat juga, waktu pertemuan dengan Pak Doni Monardo yang di bandara itu,” ujar Didi menjawab BatamNow.com, Senin (26/04/2021).
Dia mencontohkan seperti pemulangan PMI di Kalimantan yang langsung ditangani Pangdam. “Dia (Munardo) minta TNI aja langsung yang menangani,” ujarnya(26/04).
Didi juga mengatakan prosedur penanganan untuk PMI di pintu masuk perbatasan, wajib dikarantina 5 hari dan dua kali swab.
Swab pertama, kata Didi, begitu tiba di pelabuhan langsung di-swab. Lima hari pasca di swab pertama, di swab lagi.
“Jika dua kali negatif baru bisa dipulangkan,” ujarnya.
Dia tambahkan untuk polymerase chain reaction (PCR) sekarang sudah dibantu RSKI dan Rumah sakit Bantuan (Rumkitban).
“Kalau dulu kan dibebankan ke BTKLPP,” ujar Didi.(BTKLPP = Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit)
Dia juga mengatakan, khusus untuk PMI diberi kelonggaran. “Tidak berlaku larangan mudik supaya mereka bisa pulang ke daerahnya,” ujarnya.
Itu maksudnya, kata Didi, supaya tidak ada penumpukan di rusun.
“Kemungkinan nanti kita minta bantuan ke TNI untuk pemulangan karena transportasi reguler tidak ada,” ujar Didi.(Hendra)

