Kata Dokter soal Minum Susu untuk Atasi Keracunan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Kata Dokter soal Minum Susu untuk Atasi Keracunan

by BATAM NOW
04/Mei/2021 07:21
Kata Dokter soal Minum Susu untuk Atasi Keracunan

Ilustrasi susu. (F: Pixabay/ Daria-Yakovleva)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Keracunan (intoksikasi) bisa terjadi ketika seseorang baik secara sengaja maupun tidak, mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung racun, atau makanan yang tidak steril dan sudah terkontaminasi bakteri.

Bila tak cepat diatasi, keracunan bisa menjadi berbahaya bahkan merenggut nyawa. Selama ini, sebagian orang menganggap keracunan makanan bisa diatasi atau dinetralkan degan minum susu.

Namun, benarkah susu dapat bantu mengatasi keracunan?

Dilansir CNNIndonesia.com, dokter emergensi dan peneliti di Litbangkes Kemenkes, Tri Maharani mengatakan konsumsi susu tidak dapat menyembuhkan keracunan. Begitu juga dengan konsumsi air kelapa yang disebut-sebut bisa menetralisir racun.

“Konsumsi susu tidak bisa meredakan gejala keracunan, dan tidak mengobatinya,” kata Tri pada CNNIndonesia.com, Senin (03/05/2021).

Konsumsi susu maupun air kelapa juga tidak akan berpengaruh pada keracunan yang diakibatkan oleh bahan kimia seperti sianida, lem tikus, atau zat yang terkandung dalam pembasmi hama atau obat nyamuk.

Jika disebabkan oleh bahan kimia, racun hanya bisa dinetralkan menggunakan antidote atau penangkal yang diresepkan dokter.

“Kalau racunnya itu bahan kimia seperti sianida, maka dia hanya bisa dinetralisir dengan antidote (penawar), keracunan karena makan kerang laut, keracunan karena ikan buntal, itu juga tidak bisa dinetralkan dengan minum susu,” jelas Tri.

Ia kemudian menekankan bahwa racun memiliki penawarnya masing-masing. Dokter akan mengetahui jenis penawar yang cocok untuk tiap jenis racun yang secara sengaja maupun tidak sengaja termakan.

“Setiap racun punya antidote, tidak semua racun bisa netral dengan minum susu, atau dengan minum air kelapa,” ujarnya.

Tri menyarankan, sebaiknya orang yang mengalami gejala keracunan segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan yang optimal. Pasien sebaiknya dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) agar mendapat pertolongan pertama yang tepat.

“Masyarakat ketika ada dalam kondisi darurat, udah enggak usah nunggu lama-lama dan melakukan pertolongan sendiri, segera dibawa ke faskes (fasilias kesehatan) dan pindahkan ke IGD, karena dokter IGD yang bisa menolong mereka,” tuturnya.

Sebagaimana dilansir Hello Sehat, keracunan terjadi jika makanan yang dikonsumsi mengandung kuman, baik itu bakteri, virus, maupun parasit. Ada beberapa gejala yang biasa terjadi jika keracunan, seperti mual, muntah, diare, pusing, hingga hilang kesadaran.

Pada tingkat ekstrem, keracunan yang disebabkan bahan kimia bisa menyebabkan gagal napas hingga merenggut nyawa seseorang.

Pada beberapa kasus, keracunan makanan dapat sembuh dalam 1-3 hari dengan sendirinya. Namun, ini hanya berlaku apabila gejala keracunan yang ditimbulkan tidak parah, hanya berupa mual dan muntah dengan intensitas rendah.

Jika demikian, maka pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan minum lebih banyak air putih dan oralit untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Namun jika gejala berat, seperti muntah tak tertahankan sehingga cairan tubuh terus keluar, diare, penglihatan kabur, tubuh lemas, hingga hilang kesadaran, maka sebaiknya mendapat pertolongan medis secepat mungkin.

Anda bisa menghubungi 112 jika mendapati kondisi gawat darurat kesehatan, atau nomor 119 jika membutuhkan ambulan khusus daerah DKI Jakarta.

Berita Sebelumnya

Bareskrim Imbau Hati-hati Jika Dapat Pesan Ini dari WhatsApp

Berita Selanjutnya

Tessa Harumdila: Imigrasi Batam Limpahkan Kasus Tersangka Warga Myanmar Ke Kejaksaan

Berita Selanjutnya
Tessa Harumdila: Imigrasi Batam Limpahkan Kasus Tersangka Warga Myanmar Ke Kejaksaan

Tessa Harumdila: Imigrasi Batam Limpahkan Kasus Tersangka Warga Myanmar Ke Kejaksaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com