Sekitar 5.500 PMI Dideportasi Berangsur dari Malaysia. Empat Pejabat Pemprov Kepri Terpapar Covid-19 - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Sekitar 5.500 PMI Dideportasi Berangsur dari Malaysia. Empat Pejabat Pemprov Kepri Terpapar Covid-19

by BATAM NOW
16/Mei/2021 22:03
Sekitar 5.500 PMI Dideportasi Berangsur dari Malaysia. Empat Pejabat Pemprov Kepri Terpapar Covid-19

Ilustrasi pemulangan PMI dari Malaysia. (F: ANTARA FOTO/M N Kanwa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kasus harian Covid-19 merangkak naik di Provinsi Kepri pada hari Minggu 16 Mei 2021, mencapai 222 kasus.

Sementara itu sekitar 5.500 Pekerja Migran Indonesia (PMI) segera dipulangkan berangsur dari Malaysia.

Apakah dari jumlah terkonfirmasi pada hari Minggu itu, kemungkinan sebagian dari PMI yang kembali dari Malaysia ke Kepri?

“Saya belum tahu persis, tapi bisa saja, kami sifatnya hanya menerima laporan karena yang menangani PMI, pihak Korem,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Mochammad Bisri, Minggu (16/05/2021).

Sementara pihak Korem 033/Wira Pratama di Tanjungpinang belum dapat dikonfirmasi BatamNow.com.

Namun Bisri menambahkan, tentang kepulangan para PMI yang dideportasi dari Malaysia memang sudah mulai masuk sebagian di Kabupaten Bintan.

Berita media ini hari ini Minggu (16/05), tercatat penambahan sebanyak 222 kasus Covid-19 di Kepri. Jumlah itu memosisikan Kepri hari ini di urutan ke-4 nasional.

Dari jumlah di Kepri itu sebanyak 96 kasus di Kota Tanjungpinang. Di antara kasus Covid-19 terkonfirmasi itu, terdapat 4 pejabat Pemprov Kepri.

Baca Juga:  Gubernur Kepri Terima Kunker Komisi XI DPR RI

Masing-masing, Asisten 1 Pemprov Kepri Juramadi Esram, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Burhanudin, Kepala Biro Kesra Aiyub serta Karo Unit Barang dan Jasa Misbardy. Kini, keempatnya sedang menjalani isolasi mandiri.

Tentang kepulangan ribuan PMI tersebut di atas sudah dibahas pada rapat koodirdinasi para stakeholder pada 28 April 2021 di Kota Batam. Itu bocoran yang diperoleh media ini dua minggu lalu.

Dalam rapat gabungan itu ikut dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru dan sejumlah pejabat penting.

Beberapa poin protokol kesehatan (prokes) terhadap para PMI yang akan kembali dari Malaysia telah disepakati di rapat gabungan itu.

Antara lain PMI yang melakukan perjalanan ke Batam dan Bintan wajib memiliki Surat Keterangan Izin Masuk (SKIM) yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Ibu Farida Ramadhani dari KJRI di Johor Bahru.

Dan apabila ada PMI dengan hasil PCR positif maka pihak agen di Pelabuhan Pasir Gudang atau Stulang Laut Malaysia agar lebih teliti dalam hal PCR yang valid.(LL/P)

Berita Sebelumnya

Ketua Umum SMSI Firdaus: Jangan Biarkan Tindakan Barbar Militer Israel

Berita Selanjutnya

3.000 Roket Israel Hujani Gaza, 181 Warga Palestina Tewas

Berita Selanjutnya
3.000 Roket Israel Hujani Gaza, 181 Warga Palestina Tewas

3.000 Roket Israel Hujani Gaza, 181 Warga Palestina Tewas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com