Di Karimun, Gubernur Ansar Dorong Pencapaian Target Vaksinasi. Dukung Program “Nasi Kapau” Polda Kepri - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Di Karimun, Gubernur Ansar Dorong Pencapaian Target Vaksinasi. Dukung Program “Nasi Kapau” Polda Kepri

09/Jun/2021 17:50
Di Karimun, Gubernur Ansar Dorong Pencapaian Target Vaksinasi. Dukung Program “Nasi Kapau” Polda Kepri

Gubernur Ansar dukung program Vaksinasi Menjangkau Pulau (Nasi Kapau) yang digagas Polda Kepri agar bisa dilaksanakan secara masif. (F: Humas Pemprov Kepri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Gubernur H Ansar Ahmad memulai peninjauan vaksinasi massal di kabupaten/ kota se-Kepri. Karimun menjadi titik pertama peninjauan itu dengan menyapa para Camat dan Forkopimda yang melaksanakan vaksinasi serentak melalui video conference. Terdapat 12 kecamatan dan 1 Puskemas yang mengikuti video conference tersebut.

“Pada kesempatan ini, saya meminta kesanggupan para camat dan Forkopimda kecamatan turut mendukung Pemerintah Provinsi untuk mengejar target vaksinasi sebanyak 50 persen masing-masing kecamatan di akhir bulan Juni ini. Kekurangan tenaga vaksinator dan peralatan pendukung bisa dikoordinasikan bersama Pemkab, dan kekurangan vaksin akan segera didistribusikan,” kata Gubernur Ansar di Gedung Nasional, Karimun, Rabu (09/06/2021).

Gubernur Ansar pun berharap target 3.000 orang yang divaksin massal hari ini di Karimun dapat terpenuhi. Bahkan diharap lebih karena kehadirannya diharapkan mampu menambah semangat tim vaksinasi dan peserta vaksin seperti saat Presiden Jokowi meninjau vaksinasi di Kepri yang dalam satu hari mampu memvaksin lebih dari 10.000 dosis.

Di Karimun sendiri terdapat 13 sentra vaksinasi dengan tenaga vaksinator sebanyak 105 orang. Target Gubernur Ansar selain di bulan Juni, adalah 70 persen penduduk tervaksin di bulan Juli. Harapan Gubernur Ansar di bulan Agustus 100 persen masyarakat Kepri sudah tervaksin. Perhitungan 17 hari mengejar target di akhir bulan Juni, per hari Kabupaten Karimun harus memvaksin 3.823 orang.

“Kemungkinan lain yang dapat mendorong percepatan vaksinasi adalah vaksinasi pada perusahaan-perusahaan yang karyawannya banyak dan bisa melalui vaksinasi umum. Sekarang juga kita sudah mendapat izin untuk melaksanakan vaksinasi di kawasan perusahaan atau industri tersebut,” ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga mendorong vaksinasi di kecamatan-kecamatan agar dibahas bersama TNI dan Polri, agar program Vaksinasi Menjangkau Pulau (Nasi Kapau) yang digagas Polda Kepri bisa dilaksanakan secara masif. Program tersebut juga sedang diusahakan untuk di-branding ke Pemerintah Pusat.

Baca Juga:  Gubernur Ansar Ahmad Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idulfitri 1446 H di Kepri

“Kita juga berharap mudah-mudahan semua daerah mulai dipertimbangkan kembali pembukaan sektor pariwisatanya. Berkaca dari negara lain yang capaian vaksinasinya tinggi seperti Inggris, perkembangan Covidnya terus melandai. Harapan kita angka mortality dapat terus kita tekan dan angka kesembuhan terus naik,” ujar Gubernur Ansar.

Sementara itu Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman memaparkan model kerja Vaksinasi Menjangkau Pulau atau “Nasi Kapau”. Program ini adalah usaha menjemput bola untuk vaksinasi ke pulau-pulau di Kepri.

“Dengan wilayah kita yang 96 persen lautan, program ini membutuhkan kapal dan tenaga medis untuk menjangkau pulau-pulau yang banyak. Polri sampai saat ini punya kapal namun belum dapat menjangkau pulau-pulau terluar seperti di Kabupaten Anambas dan Natuna yang ombaknya cukup besar. Dengan dukungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, Insya Allah target herd immunity akan kita capai,” ujar Kapolda.

Mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Kapolda menjelaskan PPKM merupakan lockdown di tingkat RT. Yang keluar masuk wilayah tersebut harus diawasi apalagi jika RT-nya berstatus Zona Merah.

“Jika ada yang terkonfirmasi positif, segera tarik ke isolasi terpadu. Polri mendukung semua yang melaksanakan isolasi mandiri agar ditarik ke isolasi terpadu karena berdasarkan pengamatan jauh lebih efektif. Orang yang terkonfirmasi positif yang dirawat di isolasi terpadu lebih cepat sembuh karena diawasi dan dirawat. Selain itu di sana mereka mendapat kolega baru yang menambah semangat untuk sembuh,” kata Kapolda.

Turut mendampingi Gubernur, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Staf Khusus Gubernur H Sarafudin Aluan dan Suyono, Kadis Kesehatan M Bisri, Kadis PUPR Abu Bakar, Kaban Kesbangpol Lamidi, Plt Kepala Biro Pemerintahan M Darwin serta Forkopimda tingkat Kabupaten Karimun.(*)

Berita Sebelumnya

Beli Sembako Bakal Kena Pajak, Bukti Negara Sangat Butuh Uang?

Berita Selanjutnya

Menteri Tjahjo Kumolo Bantah akan Bubarkan Dewan Pers, Komisi Informasi, dan KPI

Berita Selanjutnya
Menteri Tjahjo Kumolo Bantah akan Bubarkan Dewan Pers, Komisi Informasi, dan KPI

Menteri Tjahjo Kumolo Bantah akan Bubarkan Dewan Pers, Komisi Informasi, dan KPI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com