BKN Jelaskan Pertanyaan Pilih Al-Qur'an atau Pancasila di TWK KPK - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

BKN Jelaskan Pertanyaan Pilih Al-Qur’an atau Pancasila di TWK KPK

21/Jun/2021 19:31
BKN Jelaskan Pertanyaan Pilih Al-Qur’an atau Pancasila di TWK KPK

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana. (F: Ari Saputra)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menjelaskan alasan adanya pertanyaan Pancasila atau Al-Qur’an pada tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK. Dilansir detikcom, Bima menyebut adanya pertanyaan itu lantaran hasil indeks moderasi bernegara (IMB-68) dan profiling jeblok.

“Ini sebetulnya pertanyaan berat. Kalau ada seseorang yang ditanya asesor pilih Al Quran atau Pancasila maka dia termasuk kategori berat,” kata dia di Jakarta, Sabtu seperti dilansir Antara, Minggu (20/06/2021).

Bima menyebut pertanyaan itu digunakan asesor karena pertanyaan itu paling sering digunakan oleh teroris untuk merekrut calon-calon teroris.

Oleh sebab itu, para asesor akan melihat respons dari peserta tes wawasan kebangsaan (TWK) yang ditanyakan perihal memilih Pancasila atau Al Quran.

Bima mengatakan bahwa jika seseorang memiliki pemahaman agama atau Pancasila yang terbatas maka dengan cepat akan menjawab agama. Namun, jika peserta tersebut memiliki pemahaman agama yang lebih baik, ia akan bingung lantaran dalam agama ada unsur Pancasila dan Pancasila juga tidak bertentangan dengan agama.

“Jadi kebingungan inilah yang ditangkap oleh asesor sehingga mengetahui seseorang berada di level mana,” ujar Bima.

Bima menegaskan makna dari pertanyaan memilih Pancasila atau Al Quran dalam TWK sejatinya bukan perkara Pancasila atau agama. Pertanyaan itu, kata Bima, melainkan lebih kepada melihat respons dari peserta.

“Perlu diketahui sebenarnya yang ingin dilihat asesor adalah respons dari pertanyaan, bukan jawabannya,” kata dia.(*)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Tembus 2 Juta Kasus, Ini Kilas Balik Pandemi Corona di RI

Berita Selanjutnya

Osman Hasyim: AGKIMB Akan Mogok Operasi Juli Mendatang. Ada 300 Ribu Pekerja Galangan Butuh Lapangan Kerja

Berita Selanjutnya
Osman Hasyim: AGKIMB Akan Mogok Operasi Juli Mendatang. Ada 300 Ribu Pekerja Galangan Butuh Lapangan Kerja

Osman Hasyim: AGKIMB Akan Mogok Operasi Juli Mendatang. Ada 300 Ribu Pekerja Galangan Butuh Lapangan Kerja

Comments 1

  1. amir says:
    5 tahun ago

    Berarti Asesor nyo tidak kompeten, izin Asesorisnya harus dicabut, dan pimpinan lembaganya/BKN wajib dipecat tidak hormat

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com