Pembacokan Pemred Media Online di Gorontalo: Keluarga Sebut Korban Sering Diancam Sejak Sebelum Ramadan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pembacokan Pemred Media Online di Gorontalo: Keluarga Sebut Korban Sering Diancam Sejak Sebelum Ramadan

by BATAM NOW
26/Jun/2021 11:37
Pembacokan Pemred Media Online di Gorontalo: Keluarga Sebut Korban Sering Diancam Sejak Sebelum Ramadan

Kondisi korban pembacokan, Jeffry Rumampuk, saat berada di RSAS Kota Gorontalo. (F: GOPOS.ID)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Gorontalo – Peristiwa pembacokan Pemimpin Redaksi (Pemred) media online Butota, Jeffry Rumampuk, diyakini tidak berdiri sendiri. Serangkaian ancaman sempat diterima korban sejak sebelum Ramadan 1442 atau April 2021.

Dilansir GOPOS.ID, adik kandung korban, Jhojo Rumapuk, mengaku korban kerap mendapat ancaman oleh orang tak dikenal. Peristiwa itu dialami Jeffry sejak sebelum Ramadan.

“Bahkan beberapa kali rumah kakak saya didatangi oleh orang tidak dikenal, dan bahkan dipasangi CCTV,” jelas Jhojo.

Jhojo mengatakan, ancaman terhadap korban terakhir diterima pada Senin (21/06/2021). Saat itu orang tak dikenal menghubungi Jeffry dan menyatakan akan menganiayanya.

“Kakak saya menerima video call dari orang yang tidak dikenal yang berisi ancaman akan ditikam,” ujar Jhojo.

Sementara itu kronologi peristiwa pembacokan terhadap Jeffry terjadi saat ia hendak menuju ke tempat praktik salah satu dokter di Gorontalo.

“Kakak saya ingin pergi berobat ke dokter Toni. Kakak saya turun dari rumah sekitar pukul 15.00 WITA yang pada saat itu sedang hujan,” kata Jhojo.

Baca Juga:  PAN Usulkan Senator Asal Kepri Asman Abnur Gantikan Zulhas sebagai Wakil Ketua MPR

Saat korban melintasi jalan Raja Eyato yang bersangkutan berhenti untuk melepas jas hujan. Sebab pada saat itu hujan telah berhenti.

“Saat hendak melepaskan jas hujan tiba-tiba dua orang yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor matic membacok tangan kakak saya,” tutur Jhojo.

Jhojo Rumampuk mengungkapkan, korban saat itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Otanaha oleh istrinya yang pada saat itu berboncengan dengan korban.

“Setelah mendapatkan pertolongan pertama korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Aloei Saboe,” ungkap Jhojo.

Jhojo Rumampuk menambahkan korban mengalami luka yang sangat parah di lengan kanan. Saat ini korban sudah mendapat perawatan di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo.(*)

Berita Sebelumnya

Benarkah Penolak Vaksin Dilarang Terima Bansos hingga Bikin SIM?

Berita Selanjutnya

Wow, Mangkrak Rp 449 Miliar Tagihan Pemko Batam. LI Tipikor Kepri: Wali Kota Mesti Jelaskan ke Publik Mengapa?

Berita Selanjutnya
Mengeker Lubang Dugaan Potensi Kerugian APBD Batam 2020

Wow, Mangkrak Rp 449 Miliar Tagihan Pemko Batam. LI Tipikor Kepri: Wali Kota Mesti Jelaskan ke Publik Mengapa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com