Ibu Rumah Tangga Jadi SPG Rokok, Sering Disentuh Cowok - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ibu Rumah Tangga Jadi SPG Rokok, Sering Disentuh Cowok

04/Jul/2021 21:49
Ibu Rumah Tangga Jadi SPG Rokok, Sering Disentuh Cowok

Ilustrasi. (F: Jujuk Suwandono/ Radar Surabaya)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Niat baik tak selamanya berujung kebaikan. Karin -bukan nama sebenarnya- adalah contohnya.

Perempuan berusia 25 tahun itu berstatus ibu rumah tangga. Namun, suaminya -anggap saja namanya Donwori- berpenghasilan pas-pasan.

Oleh karena itu, Karin berupaya membantu meringankan beban rumah tangga dengan mencari penghasilan. Dia memutuskan menjadi sales promotion girl alias SPG rokok atas dorongan suaminya.

Donwori pun mendukung niat istrinya itu. Sesekali Donwori mengantar Karin menawarkan rokok dari warung ke warung.

“Ya biasa aja. Santai aja. Dia enggak pernah marah, protes atau mengomel,” tutur Karin di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya, pada pekan lalu (25/06/2021).

Namun, Donwori mulai cerewet ketika Karin sering pulang malam, bahkan di atas jam 21.00. Alih-alih menyambut Karin dengan senyuman, Donwori malah menyemprot istrinya dengan omelan.

Tentu saja Karin dongkol karena saat lelah seusai bekerja justru disambut amarah. Selain itu, Karin sebagai SPG mengantongi penghasilan tak tentu, bahkan sering rokok yang dia pasarkan tidak laku.

“Opo aku gak tambah mangkel, wong sing nyuruh (apa saya tidak makin dongkol, wong yang menyuruh, red) kerja juga dia,” tegasnya.

Lama-kelamaan Donwori menjadi pencemburu. Memang, Karin sebagai SPG rokok sering digoda para pria.

“Namanya juga SPG, apalagi yang aku jual rokok. Digoda cowok, kan, sudah risiko. Yang penting aku gak ngladeni (tak melayani, red),” papar wanita dengan kaki jenjang itu.

Semula Karin masih bisa bersabar. Namun, ketika Donwori sudah mulai melakukan kekerasan dalam rumah tangga alias KDRT, Karin tak bisa menerima perlakuan itu.

Karin merasa terhina ketika Donwori main tangan. Hal itu membuat Karin memutuskan menyudahi rumah tangganya yang baru berusia belasan bulan.

“Kalau enggak mau aku disentuh-sentuh sama cowok-cowok di luar sana, ya, jangan suruh aku kerja dong. Cukupi kebutuhanku,” kata Karin.(jpnn)

Berita Sebelumnya

Vaksinasi Pelajar Dimulai, Rudi Pasang Target 10 Hari

Berita Selanjutnya

SMKN 3 Tanjungpinang Jadi Tempat Karantina Terpadu

Berita Selanjutnya
SMKN 3 Tanjungpinang Jadi Tempat Karantina Terpadu

SMKN 3 Tanjungpinang Jadi Tempat Karantina Terpadu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com