Bio Farma: Sensitivitas Alat Tes Covid-19 Sampel Kumur Bio Saliva 95 Persen - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Bio Farma: Sensitivitas Alat Tes Covid-19 Sampel Kumur Bio Saliva 95 Persen

by BATAM NOW
07/Jul/2021 10:38
Bio Farma: Sensitivitas Alat Tes Covid-19 Sampel Kumur Bio Saliva 95 Persen

Tampilan Bio Saliva, alat tes Covid-19 dengan sampel cairan kumur yang dikembangkan PT Bio Farma. (F: PT Bio Farma)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – PT Bio Farma mengembangkan alat tes Covid-19 dengan sampel cairan bekas berkumur (gargled) pasien bernama Bio Saliva. Sampel tersebut nantinya dicek melalui reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR)—proses mengubah RNA virus menjadi DNA yang dilakukan dengan enzim reverse-transcriptase.

Sekretaris Bio Farma, Bambang Heriyanto, menjelaskan, setelah sampel diambil, selanjutnya akan di bawa ke laboratorium. “Dan dilakukan dengan metode PCR,” ujar dia saat dihubungi, Selasa malam, 6 Juli 2021.

Awalnya Bio Farma mengembangkan alat tes Covid-19 dengan metode sampel air liur tanpa harus berkumur, namun metode tersebut kurang akurat.

Bio Saliva memiliki beberapa komponen, yaitu tabung tube larutan pencampur dengan tutup dan laber berwarna merah, serta tabung tube cairan kumur memiliki tutup dan laber berwarna biru, termasuk corong atau adapter, yang semuanya terbungkus menjadi satu kotak kemasan.

Menurut Bambang, Bio Saliva ini memiliki sensitivitas yang cukup tinggi, hingga 95 persen. Dia menyebutkan bahwa alat ini bisa digunakan sebagai alternatif selain gold standard swab nasofaring-orofaring menggunakan PCR Kit.

Baca Juga:  Satgas IDI soal Endemi: Bukan Berarti Tak Ada Covid Sama Sekali

“Bio Saliva ini bisa untuk menentukan hasil positif atau negatif yang sama seperti penentuan positif atau negatif pada uji PCR Covid-19,” tutur Bambang.

Awal Juli 2021 ini, Bio Saliva masuk pada peluncuran tahap awal dan alat tersebut baru dapat digunakan di laboratorium GSI Kuningan dan Cilandak.

Bio Farma, Bambang berujar, berencana untuk memproduksi secara massal Bio Saliva. Karena masuk dalam kategori alat kesehatan, Bio Saliva harus mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan. “Bio Saliva sendiri sudah mendapatkan izin dari Kemenkes sejak 1 April 2021.”

Bambang tidak menyebutkan berapa harga alat Bio Saliva tersebut. Namun, untuk melakukan tes menggunakan Bio Saliva, biayanya akan tergantung dari laboratorium yang menyediakan layanan swab.(*)

Berita Sebelumnya

Semester I 2021, Penerbangan di Bandara Hang Nadim Belum Mengalami Peningkatan

Berita Selanjutnya

Positif Covid, Sekjen Seknas Jokowi Meninggal Dunia

Berita Selanjutnya
Positif Covid, Sekjen Seknas Jokowi Meninggal Dunia

Positif Covid, Sekjen Seknas Jokowi Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com