Covid-19 RI Belum Puncak, Luhut: Bisa Saja Naik Lagi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Covid-19 RI Belum Puncak, Luhut: Bisa Saja Naik Lagi

by BATAM NOW
15/Jul/2021 11:44
Luhut Ogah Mengemis Investasi ke Tesla: Hey, You Need Us

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (F: Humas Kemenko Marvest)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Indonesia diprediksi belum mengalami puncak Covid-19 meskipun kasus positif telah telah bertambah 54.517 kasus dalam satu hari. Kasus harian diprediksi masih bisa meningkat lagi.

Dilansir CNBCIndonesia.com, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memperkirakan angka kasus ini masih berpotensi naik. Namun pihaknya berharap agar masa inkubasi akibat terpapar varian delta ini antara 14-21 hari.

“Ini bisa saja naik, tapi kita harap kalau masalah inkubasi delta ini antara 14-21 hari, jadi itu yang kita lihat,” ujarnya, dalam konferensi pers, Kamis (15/07/2021).

Dengan kenaikan kasus yang tinggi, Luhut masih yakin bahwa kasus Covid-19 di Indonesia relatif masih terkendali. “Tentu kita harus cermat lihat ini PPKM Darurat ketat relatif naik, tapi terkendali,” imbuhnya.

Dia mengatakan, ini terkendali mengingat varian delta penularannya 6x lebih cepat dibandingkan dengan varian alfa yang terjadi pada awal pandemi tahun lalu.

“Ini boleh saya katakan dikontrol, di mana delta ini menurut yang saya baca lebih 6x lebih cepat dari alfa saat PSBB 1 dan 2. Jadi kita hadapi musuh yang beda, ini tentu kita dengan resources yang ada, kita hadapi tapi gak mudah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kesepakatan Ekstradisi Indonesia - Singapura Ultimatum Bagi Pelaku Extraordinary Crime

“Bagaimana menyangkut obat, tempat tidur, oksigen dan sebagainya, ini dari studi yang saya tahu 5x-6x tergantung yang teliti, yang jelas jauh lebih dahsyat dari alfa,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga pukul 12.00 Rabu (14/07), kasus baru Covid-19 bertambah 54.517 pasien. Rekor kasus kemarin memecahkan rekor kemarin lusa yang menembus 47.899 kasus.

Dalam data Worldometer, Selasa, RI menjadi negara dengan pertambahan kasus tertinggi di seluruh dunia. Alhasil, hingga hari ini total konfirmasi positif di Indonesia menembus 2,67 juta.

Sementara itu, kasus kematian bertambah 991 orang sehingga total menjadi 69.210 orang. Ini merupakan kasus kematian Covid-19 yang cukup tinggi di Indonesia dalam sehari.

Kabar baiknya, kasus kesembuhan bertambah 17.762 orang dalam sehari. Totalnya ada 2,157 juta pasien yang sembuh dari Covid-19.

Dengan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 per kemarin, Rabu (14/07) terus meningkat hingga menembus 443473 orang. Kasus aktif merupakan pasien Covid-19 yang saat ini masih menjalani perawatan maupun isolasi mandiri.(*)

Berita Sebelumnya

Mahasiswa, Ini 10 Profesi yang Paling Bersinar di Tahun 2025

Berita Selanjutnya

BPOM Bantah Telah Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Ivermectin untuk Obat Covid-19

Berita Selanjutnya
BPOM: Vaksin Nusantara Tak Sesuai Kaidah Medis

BPOM Bantah Telah Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Ivermectin untuk Obat Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com