Satu Keluarga Tak Kemana-mana Tapi Terinfeksi Covid-19 Varian Delta, Kok Bisa? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Satu Keluarga Tak Kemana-mana Tapi Terinfeksi Covid-19 Varian Delta, Kok Bisa?

by BATAM NOW
17/Jul/2021 06:42
Satu Keluarga Tak Kemana-mana Tapi Terinfeksi Covid-19 Varian Delta, Kok Bisa?

Petugas tenaga kesehatan mempersiapkan sampel tes swab. (F: Xinhua/ Chong Voon Chung)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Noriah Bakar dan keluarganya menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Malaysia sejak April lalu. Namun wanita berusia 36 tahun itu mengatakan bahwa suami dan dua putranya dites positif Covid-19 varian Delta pekan lalu.

Dilansir Tempo.co, tes dilakukan ketika Malaysia berjuang menahan laju infeksi Covid-19 di negara tersebut. Rekor tertinggi pada Rabu, 14 Juli 2021 adalah 11.618 kasus baru sehingga total kumulatif sejauh itu menjadi 867.567.

“Kami tercengang karena sejak pertengahan April, suami saya hanya keluar sekali untuk mengambil dokumen kerja, dan saya hanya keluar rumah dua kali sekitar tiga minggu yang lalu untuk janji vaksinasi dan membeli roti,” ibu rumah tangga dari Subang Jaya, di negara bagian Selangor, kepada The Straits Times.

“Kami sangat bergantung pada layanan online untuk bahan makanan meskipun menghabiskan banyak uang,” katanya.

Kepala kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah memperingatkan pada hari Selasa bahwa jumlah kasus baru dapat meningkat selama dua minggu ke depan karena varian Delta yang sangat menular. Varian Delta ini mudah ditularkan melalui udara dan telah terdeteksi di hampir setiap negara bagian.

Baca Juga:  Simak! Aturan Lengkap Kedatangan dari Luar Negeri

Pertama kali diidentifikasi di India, varian Delta 55 persen lebih mudah menular daripada varian Alpha, yang berasal dari Inggris. Varian ini 50 persen lebih mudah menular dibandingkan varian pertama yang terdeteksi di Wuhan, Cina.

Pakar medis mencatat bahwa varian Delta memiliki nilai R0 (R-naught) atau jumlah rata-rata infeksi baru yang dihasilkan oleh setiap kasus lima hingga delapan. Sementara virus asal Wuhan memiliki nilai R0 2,2 hingga tiga.

“Kemungkinan B.1.617.2 (Delta) akan menggantikan varian lain seperti yang terjadi di belahan dunia lain, dan itu menjadi perhatian besar,” ujar Profesor Awang Bulgiba Awang Mahmud, ahli epidemiologi Covid-19 pemerintah yang juga Ketua Gugus Tugas Analisis dan Strategi.

Selain munculnya strain baru, Bulgiba mengatakan kombinasi penularan masyarakat yang meluas disebabkan penyebaran melalui udara karena ventilasi yang buruk. Selain itu banyak yang tak patuh terhadap protokol kesehatan karena lelah menghadapi pandemi.(*)

Berita Sebelumnya

Pemprov Terus Berupaya Ringankan Beban Masyarakat

Berita Selanjutnya

IDI Jawab Kemenko Marves: Pandemi Covid-19 Belum Terkendali

Berita Selanjutnya
Bertambah Lagi Warga Kota Batam Terpapar Covid 19, Total Mencapai 1036 Orang

IDI Jawab Kemenko Marves: Pandemi Covid-19 Belum Terkendali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com