Jokowi Bongkar Bansos Covid yang Penyalurannya Masih Seret - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Jokowi Bongkar Bansos Covid yang Penyalurannya Masih Seret

by BATAM NOW
20/Jul/2021 07:12
Presiden Minta Pangdam dan Kapolda Awasi Kepulangan Pekerja Migran Indonesia

Presiden Joko Widodo. (F: Joko Widodo )

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Presiden Jokowi menyebut realisasi belanja bantuan sosial (bansos) yang digelontorkan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam menghadapi tekanan ekonomi akibat corona dan pelaksanaan PPKM darurat masih lelet.

Dilansir CNNIndonesia.com, setidaknya ada tiga jenis bansos yang menurutnya realisasinya masih seret. Pertama, bantuan untuk para pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).

Jokowi mengatakan pemerintahannya sudah menganggarkan bantuan untuk para pelaku UMKM sebesar Rp 13,3 triliun. Bantuan digelontorkan untuk para pelaku UMKM di 514 kabupaten/kota.

Tapi sayang, hingga saat ini bantuan baru tersalur Rp 2,3 triliun. Kedua, bantuan berbentuk perlindungan sosial.

Jokowi mengatakan telah menggelontorkan anggaran Rp 12,1 triliun untuk melaksanakan pemberian bantuan tersebut.

“Realisasinya baru Rp 2,3 triliun. Belum ada 20 persen, padahal rakyat menunggu,” katanya melalui Video Pengarahan Presiden Kepada Seluruh Kepala Daerah se-Indonesia yang disiarkan dalam kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (19/07/2021).

Sedangkan bantuan ketiga, BLT Dana Desa. Jokowi mengatakan pemerintah pada tahun ini menggelontorkan anggaran Dana Desa sebesar Rp 72 triliun.

Dari jumlah itu, Rp 28 triliun di antaranya dialokasikan untuk BLT guna membantu masyarakat kurang mampu menghadapi tekanan ekonomi akibat virus corona.

Baca Juga:  Arus Pendek Diduga Sumber Api yang Membakar Kapal di PT Bandar Abadi Shipyard

Tapi sayang, sampai dengan saat ia memberikan pengarahan kepada kepala daerah, BLT Dana Desa yang sudah tersalur baru mencapai Rp 5,6 triliun.

“Masih kurang dari 25 persen. Ini saya minta juga dipercepat. Dengan kondisi seperti ini percepatan penyaluran anggaran sangat dinanti masyarakat,” katanya.

Selain soal penyaluran bantuan sosial, dalam pengarahan itu Jokowi juga mengingatkan kepala daerah soal penanganan corona. Jokowi mengatakan WHO telah memperingatkan pandemi corona bisa berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan karena varian baru berpotensi muncul lagi.

Atas dasar itulah, ia meminta kepada para kepala daerah untuk fokus dalam menyelesaikan masalah itu beserta dengan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya.

“Pandemi bisa lebih panjang dari yang kita perkirakan. Artinya kita butuh ketahanan napas yang panjang. Oleh sebab itu, saya minta ke gubernur, wali kota dan bupati yang didukung Forkompinda untuk fokus ke masalah ini baik dari sisi covidnya maupun ekonominya,” katanya.(*)

Berita Sebelumnya

Penyerahan Secara Simbolis Daging Kurban kepada Sejumlah Masjid di Batam

Berita Selanjutnya

BP Batam dan Sunseap Group Pte. Ltd., Tandatangani Memorandum of Understanding (MoU)

Berita Selanjutnya
BP Batam dan Sunseap Group Pte. Ltd., Tandatangani Memorandum of Understanding (MoU)

BP Batam dan Sunseap Group Pte. Ltd., Tandatangani Memorandum of Understanding (MoU)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com