China Buru-buru Suntik Vaksin COVID-19 untuk Anak, Ada Apa? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

China Buru-buru Suntik Vaksin COVID-19 untuk Anak, Ada Apa?

by BATAM NOW
05/Agu/2021 06:20
Haruskah Anak Positif Covid Tetap Imunisasi Dasar?

Ilustrasi vaksinasi anak. (F: iStockphoto/ baona)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – China telah meluncurkan kampanye vaksinasi COVID-19 untuk anak berusia 12-17 tahun. Pengamat percaya bahwa meningkatkan tingkat vaksinasi untuk seluruh populasi, termasuk anak di bawah umur, penting untuk mengatasi varian Delta merajalela, yang jauh lebih menular, serta kemungkinan varian baru di masa depan.

Dilansir detikhealth, Kementerian Pendidikan China (MOE) telah mendesak otoritas lokal di seluruh negeri untuk mempromosikan vaksinasi bagi para siswa.

“Vaksinasi harus ditawarkan kepada semua siswa yang memenuhi syarat di bawah usia 18 tahun, dan itu harus dilakukan dengan persetujuan siswa atau wali mereka” tulis pemberitahuan tersebut.

Media lokal China Global Times mengatakan upaya vaksinasi tersebut sejalan dengan munculnya kembali wabah Corona di Nanjing, yang telah menyebabkan lebih dari 300 infeksi di setidaknya 27 kota di 18 provinsi di seluruh negeri. Beberapa anak terinfeksi COVID-19 di Nanjing, dan pasien termuda yang dikonfirmasi adalah bayi berusia 8 bulan.

Beberapa tempat telah meluncurkan kampanye vaksinasi untuk anak 12-17 tahun sejak akhir Juli, termasuk Kota Tianjin China Utara, Kota Chongqing China Barat Daya dan Provinsi Henan China Tengah, dan siswa harus didampingi oleh wali untuk mendapatkan vaksinasi.

Baca Juga:  BP Batam-PT TDK Tanam 1.000 Pohon di DTA Waduk Duriangkang. Purwiyanto: Menanam Pohon Sangat Urgent

Ahli virologi dan imunologi China mengatakan ketika varian Delta merajalela secara global, sangat penting untuk membangun kekebalan melalui vaksinasi massal, yang juga penting untuk menghindari mutasi virus lebih lanjut.

Tao Lina, seorang ahli vaksin yang berbasis di Shanghai, mengatakan bahwa anak-anak dan remaja adalah kelompok kunci bagi China untuk mencapai kekebalan kelompok, dan sebagian besar remaja tidak memiliki kekebalan terhadap COVID-19, sehingga vaksinasi dapat melindungi mereka dari gejala parah dan kematian akibat Corona.

“Meskipun kebanyakan remaja hanya mengalami gejala ringan, mereka masih dapat menulari orang lain, terutama anggota keluarga, teman sekolah, dan guru, yang dapat dengan mudah memicu wabah baru. Mereka yang tidak divaksin karena penyakit yang mendasarinya mungkin mengalami gejala yang parah,” kata Tao.

Tetapi dia memperingatkan bahwa kaum muda tidak boleh lengah bahkan setelah vaksinasi, dan mereka harus menjaga tindakan pencegahan seperti mengenakan masker di tempat umum, karena vaksin tidak dapat memberikan perlindungan 100 persen.

Selanjutnya, kampanye vaksinasi China akan mencakup anak-anak berusia 3-12 tahun.(*)

Berita Sebelumnya

Komunikasi Penanganan Wabah Memburuk, SMSI Ingatkan Kemenkominfo

Berita Selanjutnya

Ini Dia! Syarat Penerima Bantuan Kuota Internet Gratis

Berita Selanjutnya
Awas Dugaan Penipuan di Situs bantuan.kuotabelajar.vip

Ini Dia! Syarat Penerima Bantuan Kuota Internet Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com