BatamNow – Taipan Grup Djarum Budi Hartono kehilangan Rp 89,5 Triliun dampak Coronavirus 2019 (Covid-19), per Rabu 18 Maret 2020.
Dilansir dari Bloomberg, mulai 9 Maret hingga 18 Maret 2020, pria 79 tahun itu telah kehilangan sekitar USD 5,81 miliar atau setara 89,5 Triliun rupiah.

Dicatat pada 9 Maret 2020, kekayaan taipan Budi Hartono berada di angka USD 15,3 miliar.
Hari ini, harta sang taipan diperkirakan tinggal 11,3 miliar dollar Amerika. Ini berdasarkan hitungan saham perusahaannya di bursa saham di New York.
Budi Hartono, kini, menempati urutan ke 107 orang terkaya di dunia. Usaha sang taipan meliputi perusahaan Rokok, perbankan, perkebunan kelapa sawit dan lainnya.
Penyebaran Covid-19 yang sudah menjadi pandemi dunia mengakibatkan anjloknya perdagangan dunia. Harga minyak dunia turun, hal inilah yang membuat merosotnya harga saham yang diperdagangkan di bursa. Dampaknya, kekayaan para taipan dunia turut merosot.
Daftar orang terkaya nomor 1 dunia masih ditenggeri Pemilik Perusahaan Amazon, Jeff Bezos, dengan total kekayaan USD 112 miliar. Diurutan ke 2, Bill Gates dengan kekayaan USD 97,8 miliar. Ke 3 dihuni Warren Buffett dengan kekayaan $ 73,6 miliar.
Pemilik Facebook, Mark Zuckerberg berada diurutan ke 5 dengan estimasi kekayaan USD 57,5 miliar. (Js/om)