Resmi Mundur, Ini Kata-kata Terakhir Muhyiddin sebagai PM Malaysia - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Resmi Mundur, Ini Kata-kata Terakhir Muhyiddin sebagai PM Malaysia

by BATAM NOW
17/Agu/2021 08:08

Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin mundur setelah 17 bulan menjabat akibat kehilangan dukungan mayoritas, dan menjadikannya PM Malaysia dengan masa jabatan tersingkat sepanjang masa. (F: AP PHOTO/ FL WONG)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Kuala Lumpur – Muhyiddin Yassin resmi mundur sebagai Perdana Menteri Malaysia pada Senin (16/08/2021), dan menyampaikan pidato perpisahan yang disiarkan televisi.

Dilansir Kompas.com, Muhyiddin mundur setelah baru 17 bulan menjabat, akibat kekacauan politik dan derasnya kritik penanganan Covid-19.

Para sekutu menarik dukungan untuknya, dan Muhyiddin pun menjadi PM Malaysia dengan masa jabatan tersingkat sepanjang masa.

Setelah mengajukan pengunduran dirinya kepada raja, pria berusia 74 tahun itu menyinggung musuh-musuh dalam koalisinya di pidato perpisahan.

“Saya bisa saja mengambil jalan keluar yang mudah dengan mengesampingkan prinsip saya untuk tetap sebagai perdana menteri, tapi itu bukan pilihan saya,” katanya dikutip dari AFP.

“Saya tidak akan pernah bekerja dengan kleptokrat.”

Dia mengeklaim, beberapa anggota parlemen yang menarik dukungan dari koalisinya, termasuk Najib Razak yang tersangkut skandal 1MDB, marah karena Muhyiddin enggan mencabut kasus korupsi terhadap mereka.

Istana nasional mengonfirmasi Raja Sultan Abdullah yang secara resmi menunjuk perdana menteri, telah menerima pengunduran diri Muhyiddin.

Baca Juga:  Walhi: Pengampunan Dosa Bagi Korporasi Sawit Ilegal Rugikan Rakyat, Sebaiknya Izin Usahanya Dicabut

Dikatakan dalam sebuah pernyataan, Muhyiddin akan menjabat sebagai perdana menteri sementara sampai penggantinya ditemukan, tetapi raja tidak mendukung pemilu sekarang karena wabah Covid-19.

Muhyiddin naik menjadi PM Malaysia pada Maret 2020 tanpa pemilu, menyusul kolapsnya pemerintahan reformis berusia dua tahun yang dipimpin politisi veteran, Mahathir Mohamad.

Namun, pemerintahannya menghadapi gejolak sejak hari pertama. Mayoritasnya di parlemen diragukan, legitimasinya terus-menerus dipertanyakan, dan posisinya kerap dirongrong ketua oposisi Anwar Ibrahim.

Selain itu, Muhyiddin juga diterpa kritik deras atas kegagalannya mengendalikan wabah virus corona di Malaysia, yang kini mencapai lebih dari 1,1 juta kasus dan 12.000 kematian.

Koalisi Muhyiddin yang sejak awal rapuh akhirnya goyah, setelah sekelompok anggota parlemen yang pernah bersekutu menarik dukungan dan berbalik melawannya.

Lalu akhirnya, Muhyiddin mundur pada Senin (16/08) setelah permintaan kepada anggota parlemen oposisi untuk mendukungnya ditolak.(*)

Berita Sebelumnya

Pemerintah Bakal Terus Terapkan PPKM Selama Pandemi Covid

Berita Selanjutnya

Rudi-Amsakar Ucapkan Selamat HUT ke-76 Republik Indonesia

Berita Selanjutnya
Rudi-Amsakar Ucapkan Selamat HUT ke-76 Republik Indonesia

Rudi-Amsakar Ucapkan Selamat HUT ke-76 Republik Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com