Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Bisa Ke Nol Persen  - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Bisa Ke Nol Persen 

20/Mar/2020 16:11
Sri Mulyani Konferensi Video dari Kediamannya dengan Jajaran Kemenkeu

Menkeu Sri Mulyani Rakor dengan Staff lewat Konferensi video. Foto: Facebook/dok

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow – Skenario terburuk pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai dampak pandemi Virus Corona bisa jatuh ke nol persen, kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

Pandemi Covid-19 yang kian parah membuat negara-negara di dunia menghitung balik skenario ekonominya.

Menkeu Sri Mulyani Rakor dengan Staff lewat Konferensi video. Foto: Facebook/dok

Dalam video conference di akun Sekretariat Negara, usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Jumat (20/3/20), Sri Mulyani menyampaikan ke media, skenario pertumbuhan ekonomi Indonesia itu.

“Presiden Jokowi memberikan arahan pada saya untuk menghitung dampak Covid-19 terhadap pertumbuhan ekonomi dengan berbagai skenario,” kata Sri Mulyani.

Adapun indikator yang dimasukkan dalam skenario ekonomi itu, yakni harga minyak Indonesia, konsumsi, perdagangan internasional, serta durasi seberapa lama pandemi virus Corona berlangsung.

Sementara Indikator lain yang juga untuk menghitung proyeksi pertumbuhan ekonomi itu, yakni tingkat hunian kamar hotel, jumlah penumpang penerbangan, pembatasan mobilitas (lockdown), serta pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengurangan jam kerja.

“Kami melihat skenario pertumbuhan ekonomi dari yang paling moderat pengaruh dari Corona, yaitu pertumbuhan ekonomi yang masih di atas 4 persen,” tambah Sri Mulyani.

Namun, tambah Sri Mulyani, apabila masalahnya semakin berat karena penyebaran Covid-19 berkepanjangan hingga 3-6 bulan serta terjadi lockdown, maka pertumbuhan ekonomi bisa lebih rendah lagi.

Perdagangan internasional yang turun hingga 30 persen dan jumlah penumpang penerbangan yang turun 75-100 persen.

Pertumbuhan ekonomi bisa lebih buruk lagi maka skenario yang lebih dalam, pertumbuhan ekonomi hanya 2,5 persen atau bahkan sampai ke nol persen.

Mengenai precise-nya, saat ini, pemerintah belum bisa menyampaikan karena penanganan dan durasi Covid-19 akan sangat menentukan.

“Kita berharap kiranya ada penemuan vaksin antivirus. Kalau ini bisa dilakukan cepat, tentu itu bisa memperpendek (durasi wabah),” ujarnya. (*/Om)

Berita Sebelumnya

Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Corona

Berita Selanjutnya

Positif Covid-19 di Batam Bertambah Jadi 2 Orang

Berita Selanjutnya
Positif Covid-19 di Batam Bertambah Jadi 2 Orang

Positif Covid-19 di Batam Bertambah Jadi 2 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com