Dosis Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Adakah Efek Sampingnya? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Dosis Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Adakah Efek Sampingnya?

by BATAM NOW
07/Sep/2021 11:18
Dosis Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Adakah Efek Sampingnya?

Ilustrasi booster vaksin. (F: Alodokter)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Ini adalah fakta yang telah luas diketahui bahwa vaksin adalah tiruan dari sebuah virus. Termasuk Vvaksin Covid-19. Orang-orang yang menerima suntikan vaksin ini mungkin mengalami efek sampingnya yang ringan.

Dilansir Tempo.com, merasakan efek samping tak berarti terjangkit infeksi virusnya, tapi itu lebih kepada indikasi kalau sistem imun tubuh telah mulai mengenali virus patogen. Dalam kasus Vaksin Covid-19 adalah SARS-CoV-2—yang sudah dilemahkan—atau bagian dari protein kuncinya saja. Tubuh kemudian mulai memproduksi antibodi untuk memerangi virus atau protein virus tersebut.

Sama dengan itu, suntikan dosis tambahan vaksin atau vaccine booster juga bisa memicu efek samping, seperti yang juga ditunjukkan dalam laporan-laporan. Uji-uji klinis tentang keselamatan dan efikasi dari dosis tambahan itu masih berjalan. Sementara, masih sedikit saja negara di dunia yang telah memulai membagikan dosis vaksin penguat itu, termasuk Indonesia.

Dari sedikit datanya yang sudah terakumulasi, bisa dibilang efek samping yang dirasakan ringan saja dan mungkin mengulangi efek samping saat menerima dua dosis suntikan yang pertama. Itu seperti isi laporan yang diterima Badan Pengendali dan Pecegahan Penyakit atau CDC Amerika Serikat.

“Sejauh ini, reaksi-reaksi yang dilaporkan setelah dosis ketiga vaksin mRNA adalah sama dengan dua dosis yang pertama: Lelah dan sakit di lokasi suntikan adalah efek samping yang terbanyak di laporkan, dan secara keseluruhan, kebanyakan gejala dirasakan ringan sampai sedang,” bunyi laporan itu.

Baca Juga:  Komisi I DPR Setujui Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI

Sebagai catatan, per sekarang, baru dosis ketiga vaksin Pfizer atau Moderna (keduanya tipe vaksin mRNA), yang mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA).

Di Israel, warganya yang telah berusia 60 tahun atau lebih termasuk yang sudah ditawari dosis suntikan ketiga itu sejak akhir Juli lalu. Berdasarkan studi yang dilakukan di negara itu, ditemukan di antara lebih dari 4.500 orang yang sudah menerima suntikan booster dari vaksin Pfizer di antara 30 Juli dan 1 Agustus lalu, sekitar 88 persen dilaporkan merasakan sama atau bahkan lebih baik daripada saat mereka menerima dosis suntikan kedua.

Menurut hasil studi itu, beberapa dari efek samping yang dialami orang-orang yang telah menerima suntikan dosis ketiga vaksin Covid-19 itu bisa dirangkum sebagai berikut.

  • sakit, kemerahan dan memar di lokasi suntikan
  • kelelahan
  • sakit kepala, malas
  • sakit otot dan sendi
  • demam dan menggigil.(*)
Berita Sebelumnya

PPKM Diperpanjang, Kepala Dinkes Kepri: Pengendalian Cukup Berhasil, Tak Perlu Bereuforia

Berita Selanjutnya

Ke Batam, Gubernur Kepri Tinjau Vaksinasi Merdeka di Pesantren

Berita Selanjutnya

Ke Batam, Gubernur Kepri Tinjau Vaksinasi Merdeka di Pesantren

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com