BatamNow.com – Pengetatan pintu masuk pelaku perjalanan internasional di Kota Batam menjadi perhatian penting mengingat tingginya kasus harian di Singapura dan Malaysia beberapa hari belakangan. Per hari Rabu (08/09/2021), Negeri Singa mencatatkan penambahan tertinggi yakni 347 kasus Covid-19. Sementara Negeri Jiran melaporkan 19.733 kasus pada hari itu.
Namun demikian, Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilance Epidemiologi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam Romer Simanungkalit mengatakan pihaknya masih menunggu arahan dari pusat.
“Belum ada. Kita masih pakai SE Kasatgas Nomor 18,” ujar Romer ke BatamNow.com, Kamis (09/09) pagi.
“Untuk sekarang, kru kapal kita lakukan tes PCR setiap dua minggu sekali,” lanjutnya.
SE itu diteken Kasatgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito pada 11 Agustus 2021, isinya mengatur tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19.
Kasatker Pelabuhan Feri Internasional Batam Center Wiryanto kepada BatamNow.com mengatakan masih ada kedatangan dari luar negeri khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI.
“Hampir semuanya adalah PMI dari Malaysia. Kebanyakan yang sudah habis izinnya di Malaysia,” terang Wiryanto, Kamis (09/09).
Jadwal feri internasional per September 2021 yang diperoleh BatamNow.com, rute Batam Center-Tanah Merah hanya ada 1 keberangkatan setiap harinya setiap pukul 09.40. Untuk kedatangan 1 trip juga setiap hari yakni pukul 12.55. Keduanya menggunakan armada Majestic Pride. Sementara perjalanan ke Harbour Front masih belum beroperasi.
Untuk rute Batam Center-Stulang Laut Malaysia atau sebaliknya pun ada perjalanan setiap harinya, 1 keberangkatan pada pukul 08.00 dan 1 kedatangan di pukul 13.15.
Begitupun rute Batam Center-Pasir Gudang Malaysia atau sebaliknya, Wiryanto katakan masih ada 1 kapal yang beroperasi setiap harinya.(LL)


wiryanto bukan wiranto ya nama kasatkernya
terima kasih