Bakamla: Ribuan Kapal China Masuki Laut Natuna - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Bakamla: Ribuan Kapal China Masuki Laut Natuna

by BATAM NOW
13/Sep/2021 16:15
Bakamla: Ribuan Kapal China Masuki Laut Natuna

Badan Keamanan Laut (Bakamla) menyebut masih ada ribuan kapal China yang memasuki perairan Indonesia tanpa terdeteksi radar. (F: Dok/ TNI AL)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksda S Irawan menyebut ada ribuan kapal milik Vietnam dan China yang masuk perairan Natuna Utara dekat Laut China Selatan. Dilansir CNNIndonesia.com,  ribuan kapal tak terdeteksi radar, hanya terlihat dengan pantauan mata.

“Kalau kita lihat di pantauan radar atau pantauan dari Puskodal kami, sampai saat ini di daerah overlapping itu masih ada 1, 2, 3, 4, 5, 6 kapal-kapal Vietnam, pantauan radar, termasuk kapal-kapal coast guard China,” kata Irawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/09/2021).

“Begitu dilihat kasat mata ataupun langsung pengamatan udara, itu bahkan sampai ratusan, mungkin ribuan kapal yang ada di sana,” imbuhnya.

Dalam rapat bersama DPR, Irawan mengungkap sejumlah hambatan Bakamla dalam menjaga perbatasan. Salah satunya, persoalan sarana dan prasarana.

Ia menyebut Bakamla hanya memiliki 10 kapal. Di saat yang sama, Bakamla tak memiliki armada untuk pemantauan udara. Mereka biasanya meminjam ke TNI AL ataupun menyewa saat butuh pemantauan udara.

Baca Juga:  Siapkan SDM Kawasan Ekonomi Khusus, BP Batam Gandeng LNSW, Bea Cukai dan Dirjen Pajak

“Kami kerja sama dengan Kogabwilhan, khususnya wilayah Natuna Utara ini, kami ke Kogabwilhan I dan TNI AU untuk kita melaksanakan kerja sama pemantauan udara,” kata dia.

Irawan juga mengungkap kondisi miris kapal-kapal Bakamla. Dia mengungkap kapal-kapal itu belum bisa beroperasi penuh meski kondisi perairan sekitar Laut China Selatan dan Natuna Utara masih dinamis.

Walhasil, akibat pengawasan Bakamla yang tak optimal akibat keterbatasan armada, tak sedikit kapal asing memasuki perairan Indonesia hingga saat ini.

“Sampai saat ini pun, bahan bakar kita tidak ada. Kapal kita siap untuk berlayar dan patroli, tapi bahan bakar tidak ada. Sedangkan mereka ada di situ sejak lama, kapal-kapal Vietnam dan coast guard China,” ungkapnya.(*)

Berita Sebelumnya

Bandara Hang Nadim Terapkan Penggunaan PeduliLindungi. Ini Cara Mengisi e-HAC Terbaru

Berita Selanjutnya

Dani Tewas Terjatuh dari Motor, di Jasadnya Ditemukan Luka

Berita Selanjutnya
Dani Tewas Terjatuh dari Motor, di Jasadnya Ditemukan Luka

Dani Tewas Terjatuh dari Motor, di Jasadnya Ditemukan Luka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com