BatamNow.com – Hingga Minggu (19/09/2021) sore tadi, satu ABK KLM Tirta Mulia yang teggelam di perairan Batu Ampar masih dalam pencarian tim gabungan, kata Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Batam Yuzirwan Nasution.
Yuzirwan mengungkapkan, saat kapal yang bermuatan 700 ton semen itu tenggelam, ada 6 orang kru di dalamnya.
“Masih dalam pencarian 1 kru kapal,” ujarnya kepada BatamNow.com, Minggu (19/09/2021).
Dia katakan, proses pencarian masih berlangsung dengan melibatkan tim gabungan. “Tim kita gabungan KSOP, Basarnas, Polair, Dinas Navigasi dan ada juga Angkatan Laut,” ucapnya.
Ketika ditanya nama-nama kru kapal itu, Yuzirwan katakan, ia masih belum mendapatkan daftarnya.
Mengenai tujuan KLM Tirta Mulia itu, Yuzirwan masih belum mengetahuinya.
“Belum tahu karena dia masih proses muat di Pelabuhan Batu Ampar,” ujarnya.
Posisi badan kapal kini, menurut Yuzirwan, kandas di perairan depan Dermaga Bintang 99, Batu Ampar.
“Bukan terbawa arus, nakhodanya yang mengambil tindakan kapal dikandaskan. Belum tahu alasannya apa, itu masih didalami pihak kepolisian,” jelasnya.
Insiden tenggelamnya KLM Tirta Mulia yang berukuran 142 GT itu dikabarkan terjadi sekitar pukul 09.00 pada Minggu (19/09).
Kapal berkonstruksi kayu itu diduga mengalami kebocoran ketika proses muat di koordinat 01° 09,725′ U – 103°59,198′ T.
Para ABK dikabarkan sempat memasang mesin pompa air namun upaya itu tak berhasil hingga akhirnya kapal itu karam.(*)

