Tipe Mahasiswa yang Menjadi Kesenangan Dosen - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Tipe Mahasiswa yang Menjadi Kesenangan Dosen

09/Des/2021 09:39

Perkuliahan menjadi sangat penting untuk mahasiswa terutama ketika kita berbicara tentang jaringan di dalamnya. Ada begitu banyak mahasiswa datang dari latar belakang yang berbeda satu sama lainnya, masing-masing dari mereka memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Dan hal itu yang secara otomatis memberikan warna di bangku perkuliahan.

Pada akhirnya kita harus setuju bahwa salah satu hal terbaik menjadi seorang dosen adalah bertemu dengan beragam mahasiswa dengan semua karakter yang unik tersebut.

Menjadi dosen memiliki kesenangan tersendiri, karena di setiap semester pada akhirnya kita akan mendapatkan orang yang baru dan karakter yang baru pula.

Satu hal yang pasti kebanggaan menjadi seorang dosen adalah ketika kita bisa membantu mahasiswa lebih dekat lagi untuk meraih apa yang menjadi mimpinya, tidak sekedar hanya mentransfer pengetahuan kepada mahasiswanya.

Pencapaian di atas merupakan fungsi utama seorang dosen, dimana ia harus bisa mengenali apa yang menjadi passion mahasiswanya. Passion ini sendiri artinya apa yang menjadi bakat, talenta atau keahlian khusus dari seorang mahasiswa. Keahlian ini sifatnya unik tentunya dan tidak dimiliki oleh mahasiswa lainnya.

Setelah itu fungsi utama menjadi seorang dosen tentunya adalah bagaimana dosen tersebut mampu membantu mahasiswa, mengarahkan mahasiswa untuk mendapatkan pendapatan dari apa yang menjadi keahlian khususnya tersebut. Hal ini mungkin bukan sesuatu hal yang umum di lingkungan kampus kita, tetapi akan sangat bagus untuk para lulusan dan budaya kehidupan kampus secara keseluruhan.

Namun apabila kita dihadapkan dengan pertanyaan “tipe mahasiswa seperti apa yang paling disenangi dosen?”, maka dapat dipastikan jawabannya akan beragam.

Semua tergantung dari “kacamata” dosen masing-masing. Dan kacamata tersebut pastinya berhubungan erat dengan pengalaman dan pola pikir dari setiap dosen.

Di kesempatan kali ini, saya akan mencoba menjabarkan tiga tipe mahasiswa yang paling disenangi dosen karena dampak positifnya terhadap sesama dan lingkungan.

Tipe-tipe yang dimaksud ini juga bukanlah pengkategorian berdasarkan pintar atau rajinnya seorang mahasiswa. Karena logikanya memang tugas kampuslah untuk membuat semua mahasiswa menjadi pintar, dan bukan rahasia lagi kalau semua mahasiswa juga ingin menjadi pintar.

Begitu juga dengan kata rajin, pastinya rajin atau tidaknya seorang mahasiswa bisa dipoles oleh dosennya. Itu bisa terjadi juga karena motivasi yang diberikan dosen kepada mahasiswanya, terlebih apabila dosen tersebut mampu memberikan pemahaman kepada mahasiswanya untuk mau naik kelas dalam kehidupan dan pendidikannya.

Jadi pintar atau rajin itu sendiri sebenarnya seperti sebuah bonus yang sudah diberikan kepada mahasiswa, namun semua kembali kepada mahasiswa untuk memaksimalkannya atau justru mendiamkannya disepanjang perjalanan proses pendidikannya.

Namun apa saja tiga tipe mahasiswa yang disenangi dosennya, seperti apa ciri-cirinya? Berikut penjelasannya :

1. Responsible atau Bertanggung Jawab

Salah satu cara terbaik untuk melihat mahasiswa itu bertanggung jawab adalah dengan menantang mahasiswa mengerjakan sebuah proyek yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.

Atau juga bisa dengan menantang mahasiswa tersebut mengerjakan pekerjaan yang sudah pernah mereka lakukan namun bisa melakukannya dengan cara-cara yang lebih baik lagi dan mendapatkan hasil yang lebih baik pula.

Sebagai contoh kita pernah menantang mahasiswa untuk melakukan pemecahan rekor MURI. Ini menjadi tantangan sendiri karena di Provinsi Kepulauan Riau pada saat itu belum ada perguruan tinggi yang melakukannya.

Kita juga menantang mahasiswa semester satu/ night shift untuk menjadi panitianya. Kenapa ini kita lakukan? Karena kita melihat ada beberapa pemikiran di lingkungan kampus yang menganggap bahwa semester satu cenderung beradaptasi terlebih dahulu dengan perkuliahannya, dan shift malam cenderung tidak memiliki banyak waktu untuk bisa mengerjakan proyek tersebut karena mereka rata-rata bekerja pada pagi harinya dan kuliah malam harinya.

Kita berharap dengan cara seperti ini menyadarkan mahasiswa bahwa sering sekali pikiran kita yang membatasi prestasi kita. Dan sering sekali kita tidak berhasil dalam beberapa rencana kita, disebabkan cara berpikir yang salah dan telah menjadi budaya di kehidupan kita. Pikiran itu sendiri sering ada karena kita salah dalam memilih siapa teman bicara kita dan seperti apa kualitas topik yang kita bahas.

Singkat cerita dari tantangan ini, mahasiswa kita menyanggupi pemecahan rekor MURI tersebut. Mereka memecahkan rekor melipat handuk terpanjang dan terbesar dengan ukuran 20×20 meter dengan membentuk burung hantu. Pemilihan kategori ini diambil karena merupakan salah satu materi dalam kurikulum di kampus perhotelan (Batam Tourism Polytechnic).

Sepanjang prosesnya pun akhirnya dosen bisa melihat seperti apa tanggungjawab yang ditunjukkan mahasiswa. Hal yang juga menyenangkan adalah ketika kita bisa melihat mahasiswa melakukan beberapa kesalahan dan cepat mengakuinya, terlebih bisa bangkit kembali dan memperbaikinya.

Sebagai seorang dosen adalah kepuasaan tersendiri dari kegiatan ini ketika mampu meyakinkan mahasiswa untuk berani melakukan sesuatu yang belum pernah mereka lakukan.

Dengan cara seperti itu mahasiswa akan naik kelas dalam kualitas kehidupannya, artinya mereka mendapatkan pengalaman yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya. Dengan mendapatkan pengalaman baru tersebut otomatis akan menambah kualitas baru buat mahasiswa.

Sebaliknya akan menjadi sebuah kerugian apabila di bangku perkuliahan mahasiswa hanya mengerjakan sesuatu yang sudah pernah atau sering mereka lakukan.

Karena dengan mengerjakan apa yang sudah pernah mereka lakukan, mereka hanya mendapatkan informasi dari apa yang sudah mereka ketahui, mereka tidak mendapatkan pengalaman baru. Dan akhirnya mereka hanya akan berjalan di level yang sama dari yang sebelumnya saja.

2. Fokus

Adapun fokus di sini memiliki maksud mahasiswa memiliki arah pada saat masuk kuliah pertama kali. Mereka sudah punya target-target dan alasan kenapa harus kuliah.

Ketika mahasiswa tersebut memiliki arahnya maka ia harus fokus dengan arah tersebut, sehingga dalam perkuliahannya ia tidak mudah ikut-ikutan atau lari dari tujuan awalnya.

Mahasiswa yang fokus dengan arahnya akan mampu mengambil sikap ketika berinteraksi dengan teman-temannya terlebih dengan dosennya. Ketika dia datang untuk berdiskusi dengan dosennya, ia datang karena kebutuhan mimpinya bukan sekedar untuk dilihat teman-temannya atau yang lebih buruk lagi mendapatkan nilai yang tinggi dari dosennya.

Ia butuh masukan dari dosen yang bisa memberikan dia trik atau strategi pencapaian mimpinya. Baik itu mimpi ketika dia ingin menjadi seorang pengusaha atau kariernya di industri maupun dunia akademisi.

Perlu disadari bahwa waktu kurang lebih 4 tahun selama di bangku kuliah itu berjalan sangat cepat. Sehingga penting buat mahasiswa untuk bisa memberikan 80% fokusnya yang berhubungan dengan arahnya, entah itu memperkaya jaringan, menambah pengetahuan atau memiliki skill baru. Sehingga mahasiswa perlu untuk mengarahkan setiap aktivitasnya di kampus untuk 80% yang lebih mendekatkan dirinya dengan mimpinya.

Sebagai contoh, apabila ia memiliki rencana membuka usaha, mungkin ia bisa lebih banyak sharing dengan dosen yang punya pengalaman dan terbukti berhasil di bisnisnya. Ia juga perlu masuk ke komunitas di dalam dan luar kampus yang akan memperkaya jaringan dan dibutuhkan untuk usahanya.

Kalaupun ada tugas-tugas dari dosen, ia tahu bagaimana membangun image sehingga dengan tugas tersebut bisa membentuk kredibilitas atau image positif baik di mata mahasiswa lainnya maupun jaringan-jaringan yang ia temui.

Ada pun sisa 20% lainnya, ia perlu belajar dan improve untuk pengetahuan dan skill yang sifatnya baru untuk dirinya. Hal ini bisa diartikan menggali sesuatu yang kurang atau tidak ada hubungan dengan bisnisnya. Dia harus terbuka dengan semua alternatif dan kemungkinan sehingga perlu memiliki pola pikir lainnya untuk lebih memperkaya kemampuan berpikirnya.

Fokus kepada arah berarti juga mampu membagi porsi 80% dan 20 % tersebut. Apabila mahasiswa itu mampu melakukan hal tersebut, ia akan berjalan di track yang terarah dan pastinya mempercepat ia sampai di tujuan kariernya.

Ini akan berbeda apabila ia tidak memiliki arah dari awal, sehingga apabila di bangku perkuliahan ia memiliki kegiatan, ia mudah teralihkan fokusnya dan menjadi semakin jauh dari mimpinya.

Apabila mahasiswa tersebut belum memiliki arah maka adalah wajib hukumnya untuk ia menciptakannya saat ini juga, ia tidak bisa berpasrah diri dan menjalani hidupnya seperti air mengalir saja. Karena sering sekali air mengalir membawa kita kepada kubangan air kotor. Mahasiswa tipe ini cenderung mudah menyalahkan keadaan dan sesuatu yang ada di luar dirinya, sehingga ia cenderung gampang berubah-ubah dalam mencapai tujuannya.

3. No Excuses

Tipe mahasiswa ini sangat diinginkan banyak dosen, mereka adalah mahasiswa yang tidak suka mencari-cari alasan untuk setiap hal yang ia kerjakan.

Minimal seorang mahasiswa itu di tipe ini mampu meminimalisir alasan (excuse) terlebih dahulu, hingga pada akhirnya nanti sikap itu menjadi karakter kuatnya.

Dan dengan perkembangan teknologi yang ada sering sekali saat ini kita dapatkan mahasiswa mudah mencari alasan, ketika tidak bisa mengerjakan tugas atau mencari-cari kambing hitam untuk usahanya yang gagal. Mereka lebih mudah “menunjuk” hal-hal lain untuk alasan kegagalan mereka ketimbang mengakuinya dan terus memperbaikinya.

Salah satu ciri-ciri mahasiswa bertipe ini adalah sering mengatakan kata “tapi” dalam menjawab tantangan yang diberikan dosen.

Sering kali kita sebagai dosen merespons mahasiswa tipe ini dengan menceritakan kisah seorang motivator Nick Vujinic yang mana sejak lahir ia tidak memiliki tangan dan kaki. Namun ia selalu bersyukur dan mengatakan masih memiliki akal untuk terus berusaha dan menjadi miliuner terkenal di dunia.

Melalui kisah Nick Vujinic, sebenarnya kita mau diingatkan bahwa Tuhan tidak pernah salah dalam menciptakan kita. Dengan semua kelebihan dan kecerdasan unik yang kita miliki, apakah kita mau bersyukur untuk apa yang kita miliki atau justru mengeluh untuk apa yang belum kita miliki.

Sederhananya di tipe ini dikatakan banyak mahasiswa mengeluh (excuse) untuk hal-hal yang bisa ia perbaiki dan bukan mencari solusi untuk setiap permasalahan yang ia jalani. Tuhan selalu mengizinkan masalah datang kepada kita sepaket dengan solusinya, sayangnya kita sering hanya terfokus pada apa yang menjadi masalahnya dan terlalu lama bergumul dengan masalah tersebut.

Sebagai contoh kita tidak pernah mengeluh kenapa bola itu jatuh ke bawah, kita jarang mengeluh untuk sesuatu yang tidak bisa kontrol. Namun kita lebih sering mengeluh untuk hal yang bisa kita rubah termasuk tidak bersedia bekerja lebih keras lagi untuk mengejar mimpi kita.

Ingat, Tuhan memberi setiap manusia waktu 24 jam sehari, dan dalam 24 jam tersebut ada orang yang menjadi sukses dan ada orang yang berdalih/ excuses dan menjadi gagal dalam hidupnya. Pesannya di poin ini sangat jelas yaitu buat teman-teman mahasiswa “Jangan menjadi pribadi yang sibuk, jadilah produktif” (Don’t be busy, be productive).

Terakhir apapun tipe dari seorang mahasiswa, seorang dosen berharap mahasiswa menjadi arsitek dalam masa depannya. Baik atau buruk kualitas seorang mahasiswa tersebut, itu semua berada ditangan mahasiswa tersebut. Dan satu rumus terbaik untuk kesuksesan masa depan mahasiswa adalah tekun, tekun dan tekun.. Apapun yang dilakukan mahasiswa tersebut ketekunan pada akhirnya akan membawa dia ke tempat yang ia mimpikan..

Salam sukses selalu…!!! (*)

SendShare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com