Waspada, Omicron Lebih Pandai Menghindari Kekebalan Tubuh Dibanding Delta - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Waspada, Omicron Lebih Pandai Menghindari Kekebalan Tubuh Dibanding Delta

by BATAM NOW
09/Jan/2022 06:42
Sering Diabaikan, Ini 3 Gejala Utama Anda Terinfeksi Omicron!

Ilustrasi gejala Corona. (F: Aristya Rahadian)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Sebuah penelitian di Denmark yang diterbitkan pekan lalu mengatakan bahwa virus corona varian Omicron memiliki kemampuan menghindari imunitas yang lebih baik daripada varian Delta. Hal ini menimbulkan kekhawatiran baru mengenai keampuhan vaksin yang sebelumnya sudah digunakan.

Dilansir Kontan.co.id, temuan tersebut sekaligus menjawab mengapa varian ini bisa menyebar dengan sangat cepat ke berbagai belahan dunia sejak ditemukan pertama kali pada bulan November lalu.

Dilansir dari Reuters, studi yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Kopenhagen, Statistics Denmark, dan Statens Serum Institut (SSI), menunjukkan virus menyebar lebih cepat karena lebih baik dalam menghindari kekebalan yang diperoleh dari vaksin.

Dalam prosesnya, para peneliti melakukan pengamatan di hampir 12.000 rumah tangga di Denmark pada pertengahan Desember. Disimpulkan bahwa Omicron 2,7 sampai 3,7 kali lebih menular daripada varian Delta di antara orang yang divaksinasi.

“Temuan kami mengkonfirmasi bahwa penyebaran cepat Omicron utamanya disebabkan oleh kemampuan menghindari kekebalan, bukan pada peningkatan kemampuan mereka dalam transmisi,” kata para peneliti dalam laporannya.

Baca Juga:  Soal Dugaan 97.000 PNS Fiktif Terima Gaji, Ini Hasil Investigasi BPKP

Sayangnya, untuk saat ini penelitian tersebut belum melalui tahap tinjauan oleh sejawat.

Bukan cuma itu, studi ini juga menemukan bahwa orang yang menerima dosis booster memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk menularkan virus, apa pun variannya.

Direktur teknis SSI, Tyra Grove Krause, juga menegaskan bahwa varian Omicron pada umumnya menyebabkan penyakit atau gejala yang tidak terlalu serius.

“Saat Omicron memberikan tekanan pada sistem perawatan kesehatan kami, semuanya menunjukkan bahwa itu lebih ringan daripada varian Delta. Risiko rawat inapnya pun lebih rendah dari Delta,” kata Krause pada hari Senin (03/01/2022).

Lebih lanjut, Krause berharap munculnya Omicron ini akan membuka jalan keluar dari pandemi, sekaligus menjadi gelombang Covid-19 terakhir. (*)

Berita Sebelumnya

8 Pekerja Migran Indonesia Dipulangkan dari Malaysia, Kenapa?

Berita Selanjutnya

CDC Revisi Panduan Isolasi Covid-19 Tanpa Gejala Jadi Lima Hari

Berita Selanjutnya
Masih Banyak PMI dari Malaysia Masuk Batam Setiap Hari, Bagaimana Karantinanya?

CDC Revisi Panduan Isolasi Covid-19 Tanpa Gejala Jadi Lima Hari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com