Berapa Potensi Income FIR Kepri? AirNav Indonesia: Masih Perlu Studi Lanjutan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Berapa Potensi Income FIR Kepri? AirNav Indonesia: Masih Perlu Studi Lanjutan

26/Jan/2022 19:37
Ini Alasan Mengapa Kini Naik Pesawat Wajib Tes PCR

Ilustrasi pesawat. (F: Shutterstock/ Skycolors)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kembalinya pengelolaan ruang udara Natuna-Kepulauan Riau, tak hanya bicara soal kedaulatan Indonesia sebagai negara kepulauan, tapi juga ada sisi ekonomi yang akan mendatangkan pemasukan (income) bagi negara.

Menjadi pertanyaan besar, berapa potensi pendapatan yang bakal diraih dengan pengelolaan Flight Information Region (FIR) tersebut?

“Sejauh ini kami masih mengkaji potensi pendapatan dari sejumlah layanan ruang udara Kepri dan Natuna,” kata Sekretaris Perusahaan Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia Rosedi, di Jakarta, Rabu (26/01/2022).

Menurutnya, kesepakatan pengalihan ruang udara di Kepri dan Natuna dari Singapura, merupakan langkah awal yang perlu ditindaklanjuti. “Tentu studi lebih lanjut masih akan dilakukan. Tak hanya soal berapa potensi pendapatan, tapi juga bagaimana pengaturan navigasi di ruang udara di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Ditanya lebih jauh soal prediksi besarnya pendapatan yang akan diperoleh, Rosedi memaparkan, “Kami belum bisa memprediksi potensi pendapatan. Butuh studi seberapa banyak pesawat yang akan melintas dalam ruang udara Kepri dan Natuna”.

Baca Juga:  KM Kelud Hanya 2 Kali Berlayar dari Batam September 2024, 17 Hari Jadi Akomodasi untuk PON XXI

AirNav Indonesia belum bisa memastikan kapan studi dilakukan dan dengan metode seperti apa.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong telah menyaksikan penandatanganan kesepakatan pengalihan pengelolaan ruang udara (FIR) di atas wilayah Kepri dan Natuna, yang tadinya ditangani Singapura selama kurang lebih 76 tahun, kini diberikan ke Indonesia, di Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/01/2022). (RN)

Berita Sebelumnya

PIKORI BP Batam Gelar Bakti Sosial, Wujudkan Kepedulian kepada Sesama

Berita Selanjutnya

Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Berita Selanjutnya
Siapa Prioritas Vaksin Booster Tahun Depan? Nih Bocorannya!

Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com