Porsi Makanan Ditambah Tanpa Persetujuan, Pria ini Adukan Penjual Makanan ke Polisi Dengan Pasal Penipuan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Porsi Makanan Ditambah Tanpa Persetujuan, Pria ini Adukan Penjual Makanan ke Polisi Dengan Pasal Penipuan

19/Sep/2020 09:58
Porsi Makanan Ditambah Tanpa Persetujuan, Pria ini Adukan Penjual Makanan ke Polisi Dengan Pasal Penipuan

Foto Polisi illustrasi (ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow – Pria ini tak terima porsi makanannya ditambah tanpa persetujuannya. Ia menghubungi polisi untuk melaporkan penjual makanan yang dianggap merugikannya.

Penambahan porsi makanan di restoran atau tempat makan biasanya datang dari permintaan pembeli. Namun berbeda dengan kasus yang satu ini. Seorang pria marah besar, karena penjual makanan menambahkan porsi makanan tanpa persetujuannya.

Dilansir dari Asia One (18/09), kisah ini berawal dari seorag pria asal Singapura yang tidak disebutkan namanya. Pria ini curhat bahwa dia baru saja dibuat kesal oleh penjual hidangan khas China dan seafood, yang sering disebut sebagai Zi Char.

Lewat curhatannya di Facebook, ia menjelaskan bahwa ia membeli makanan dari gerai Lucky BBQ Seafood di Pasir Panjang. Di mana sang penjual menambahkan porsi makanannya, yang membuat tagihannya bertambah sebanyak SGD 21 (Rp 228.000).

Pria itu tidak sadar bahwa porsi makanannya ditambahkan. Baru setelah ia membayar sekitar SGD 69 (Rp 749.000), ia sadar bahwa porsi makanannya lebih banyak dan merasa ditipu oleh penjual makanan tersebut.

Apalagi menu kerang pesanannya yang terlalu banyak dari porsi biasa. Setelah makan, ia langsung pergi ke gerai itu untuk bertanya ke pemilik restoran. Sang pemilik restoran mengaku bahwa dia sengaja menambahkan porsi makanan, karena ia takut porsi makanan yang dipesan pria itu tidak akan cukup untuk dimakan dengan keluarganya.

“Menurut saya ini sangat aneh. Mengapa dia bisa seenaknya memutuskan untuk menambah porsi makanan pembeli?” tanya pria tersebut.

Mereka sempat adu argumen, hingga akhirnya sang pemilik restoran mengembalikan uang pria itu dengan melemparnya ke atas meja. Kesal karena perilaku tak sopan pemilik restoran, pria itu langsung menghubungi polisi.

Sementara dalam pengakuan lainnya, pria itu mengaku bahwa ia baru mendapatkan uangnya kembali setelah polisi datang. Di mana pemilik restoran memintanya untuk menghubungi polisi.

Alih-alih mendapatkan simpati dari netizen, pria ini malah dikritik karena bersikap berlebihan.

“Masih banyak hal penting yang harus dilakukan polisi, dibandingkan dengan masalah kecil yang Anda alami,” kritik salah satu netizen.

“Kenapa harus telepon polisi? Jika hal ini terjadi pada saya, kemungkinan saya akan memakannya dan tidak akan pernah membeli makanan di sana lagi. Tidak perlu menghubungi polisi atau mempermalukan pemilik resto secara online seperti ini,” kritik netizen lainnya.

Tak puas setelah melapor ke polisi, pria ini membela diri bahwa restoran itu punya rating yang buruk dari pengunjung lain. Perseteruan ini diakhiri dengan pengakuan pemilik resto bahwa pria itu bersikap tidak sopan kepadanya.

“Dia terus berteriak dan meminta saya untuk minta maaf meski saya sudah menawarkan untuk mengembalikan uangnya. Polisi yang datang akhirnya pergi setelah mengetahui bahwa ini hanya salah paham belaka,” pungkas pemilik restoran tersebut.

Kejadian serupa juga sering terjadi di berbagai tempat. Banyak orang menghubungi polisi untuk masalah makanan yang sepele. Mulai dari melaporkan penemuan bawang bombay sampai cabai rawit di kwetiau.

 

Berita Sebelumnya

6 Fakta Baru Kasus Mutilasi, Incar Mangsa Lewat Tinder Hingga Pelaku Memutilasi Jasad Korban Selama 2 Hari

Berita Selanjutnya

Mutilasi Kalibata City, Sebelum Dibunuh, Korban Sempat Berhubungan Badan Dengan Pelaku

Berita Selanjutnya
Polisi Mengungkap Sejumlah Fakta dan Kronologis Terkait Kasus Mutilasi Youtuber TV IVS

Mutilasi Kalibata City, Sebelum Dibunuh, Korban Sempat Berhubungan Badan Dengan Pelaku

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com