Harga LPG 3 Kg Bakal Dinaikkan? Ini Kata Bos Pertamina - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Harga LPG 3 Kg Bakal Dinaikkan? Ini Kata Bos Pertamina

by BATAM NOW
06/Apr/2022 22:07
Kadisperindag Kepri: Kenaikan Harga Hanya untuk LPG Non Subsidi, LPG Bersubsidi Harganya Tetap

Ilustrasi LPG 3 kg. (F: Bangka Pos)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Pemerintah dalam beberapa kesempatan mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah mengkaji kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilo gram (kg) atau tabung gas melon.

Dilansir CNBC Indonesia, kajian kenaikan harga itu diutarakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekekonomian) Airlangga Hartarto dan juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Lalu apa kata Pertamina selaku badan usaha milik negara (BUMN) yang menjual LPG 3 kg tersebut?

Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati menyadari bahwa 93% LPG yang beredar di masyarakat saat ini adalah LPG 3 kg. Sehingga kenaikan harga LPG 3 kg tentunya akan berdampak bagi masyarakat luas.

Namun yang menjadi pertanyaan Nicke adalah, apakah 93% LPG yang beredar tersebut penggunanya merupakan kalangan warga tidak mampu? Pasalnya, subsidi yang dikeluarkan pemerintah untuk LPG 3 kg tiap tahunnya begitu besar.

“Kalau sampai 93% ini kan gak semuanya tidak mampu dan jualan warteg. Jadi kami minta pemerintah untuk mendetailkan kriteria. Supaya monitoring dan penindakan jelas,” ujar Nicke dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII, Rabu (06/04/2022).

Menurut Nicke setiap 1 Kg LPG yang disubsidi, setidaknya pemerintah harus merogoh kocek hingga Rp 11.250 per kg. Artinya jika harus mensubsidi LPG 3 kg, pemerintah harus nombok hingga Rp 33.750.

Baca Juga:  Aturan Lengkap Kemendagri soal Halalbihalal Lebaran 2022

“Subsidinya Rp 11.250 per kg. Jadi tabung 3 kg subsidi pemerintah Rp 33.750. Jadi mohon ini tepat sasaran,” ujarnya.

Sebelumnya, sinyal kenaikan harga LPG 3 kg diutarakan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Dia mengatakan, rencana kenaikan harga LPG 3 kg ini akan dilakukan secara bertahap.

“Jadi overall ya akan terjadi nanti (kenaikan), karena itu Pertamax, Pertalite. Premium belum. mengenai gas (LPG) yang 3 kg itu kita bertahap. Jadi 1 April, nanti Juli, nanti bulan September, itu semua bertahap dilakukan oleh pemerintah,” tuturnya usai uji coba pengoperasian Light Rail Transit (LRT) di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (01/04).

Senada dengan Luhut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah masih melakukan kajian terhadap harga LPG ukuran tabung 3 kilogram.

Hal itu disampaikan Airlangga menjawab pertanyaan wartawan perihal rencana kenaikan Pertalite dan elpiji 3 kg seusai mengikuti sidang kabinet paripurna tentang antisipasi situasi dan perkembangan ekonomi dunia di Istana Negara, Jakarta, Selasa (05/04).

“Saat sekarang kita masih mengkaji. Setelah kita kaji, kita akan umumkan. Tetapi saat sekarang belum,” katanya. (*)

Berita Sebelumnya

Jokowi: 2-3 Mei Libur Nasional Idul Fitri, Cuti Bersama 29 April dan 4-6 Mei 2022

Berita Selanjutnya

Harus Tetap Minum Obat Saat Puasa, Simak 7 Anjuran dari Kemenkes RI

Berita Selanjutnya
Mirip Obat, Vaksin Covid Baru Tak Perlu Disuntik Tapi Diminum

Harus Tetap Minum Obat Saat Puasa, Simak 7 Anjuran dari Kemenkes RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com