Usai Bacok Anggota TNI, Pria Pembawa Parang Ditembak Mati - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Usai Bacok Anggota TNI, Pria Pembawa Parang Ditembak Mati

by Oki
05/Okt/2020 20:42
Usai Bacok Anggota TNI, Pria Pembawa Parang Ditembak Mati

Anggota TNI di Sulsel jadi korban pembacokan (Foto: Dok. Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow – Seorang pria bernama Riska (34), warga Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, ditembak mati polisi. Dia ditembak karena mengamuk dan membacok Babinsa TNI dan anggota polisi secara membabi buta.

Peristiwa penyerangan anggota TNI-Polri ini di Dusun Tetetallu, Desa Tarengge Timur Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Senin (5/10) pagi tadi. Ia mengembuskan napas terakhirnya saat diberikan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lagaligo Wotu.

Dilansir dari Kumparan, Kapolres Luwu Timur, AKBP Indratmoko mengatakan, polisi terpaksa melakukan upaya tindakan tegas dan terukur dengan menembak pelaku.

Karena dia menyerang secara membabi buta masyarakat dengan parang dan juga telah membacok anggota TNI-Polri yang bertugas.

“Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan perawatan medis. Tapi, nyawanya tak tertolong karena kehabisan darah. Dia dinyatakan meninggal dunia di RSUD Lagaligo Wotu, siang tadi,” kata Indratmoko, saat diwawancarai wartawan.

Peristiwa itu bermula ketika pelaku mengamuk di rumahnya di Desa Tarengge Timur, Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Ketika mengamuk dengan membawa parang, adik pelaku ini sempat menghubungi forkopimda setempat untuk mengamankan pelaku

Sehingga, Babinsa TNI, Sertu Ismail Kareng dan Bhabinkamtibmas bermaksud untuk mengamankan pelaku. Tapi, ketika Sertu Ismail mendatangi rumah pelaku, ia langsung dibacok parang di bagian leher sebelah kiri. Kemudian pelaku melarikan diri menggunakan motor sambil membawa parang.

“Jadi, awalnya dia menebas Babinsa Sertu Ismail. Kemudian, pelaku lari dan dikejar oleh warga sekitar,” tambahnya.

Anggota Polsek Wotu yang mendapatkan informasi tersebut, juga langsung bergerak ke lokasi untuk mencari pelaku. Namun, (pelaku) semakin beringas dan menyerang warga sekitar dan polisi dengan parangnya.

“Saat ingin kembali ditangkap, pelaku tiba-tiba menyerang Bripka Satriadi, Kanit Provost Polsek Wotu dengan parang hingga terjatuh  akibatnya, anggota kami Bripka Satriadi terkena sabetan parang pada kaki kanan dan tangan kiri,” jelasnya.

Melihat pelaku semakin beringas dan tidak terkendali yang membahayakan warga sekitar, sehingga petugas dengan terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur ke  pelaku dengan menembaknya. Sehingga, pelaku tersungkur dan terjatuh.

“Akibat serangan pelaku itu, Sertu Ismail mengalami luka terbuka bagian leher belakang sebelah kiri di bawah telinga dengan panjang luka 12 cm sedalam 5 cm dan Bripka Satriadi, juga mengalami luka terbuka pada pergelangan tangan sebelah kanan, serta luka terbuka patah kaki kanan akibat tebasan parang pelaku,” kata dia. (*)

 

Berita Sebelumnya

Pesta Seks Anak di Bawah Umur Selama 4 Hari Terbongkar

Berita Selanjutnya

Menkes Resmi Terbitkan Aturan Batas Atas Tarif PCR Rp 900 Ribu, Tak Ada Sanksi

Berita Selanjutnya
Menkes Resmi Terbitkan Aturan Batas Atas Tarif PCR Rp 900 Ribu, Tak Ada Sanksi

Menkes Resmi Terbitkan Aturan Batas Atas Tarif PCR Rp 900 Ribu, Tak Ada Sanksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com