Enam Tersangka Tragedi Kanjuruhan Ditahan, Korban Meninggal Jadi 135 - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Enam Tersangka Tragedi Kanjuruhan Ditahan, Korban Meninggal Jadi 135

25/Okt/2022 13:05
Bertambah, Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Jadi 130 Orang

Suasana ricuh usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (01/10/2022). (F: AP/ Yudha Prabowo)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Enam tersangka tragedi Kanjuruhan akhirnya ditahan Senin (24/10/2022) malam. Mereka dijebloskan ke dalam tahanan setelah menjalani pemeriksaan sekitar 9,5 jam. Keenamnya keluar gedung Ditreskrimum Polda Jawa Timur di Surabaya sekitar pukul 19.30 dengan mengenakan seragam tahanan.

Dilansir Jawa Pos, Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto menyatakan, penahanan dilakukan di gedung Dittahti (Direktorat Tahanan dan Barang Bukti) Polda Jatim. ’’Penahanan ini bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kejadian yang terjadi,” jelasnya.

Keenam tersangka yang ditahan itu adalah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Abdul Haris, dan Security Officer Suko Sutrisno. Tiga lainnya adalah Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Danki Satbrimob Polda Jatim AKP Hasdarman, serta Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Ahmadi.

Menurut Dirmanto, penyidik merasa pemeriksaan terhadap para tersangka sudah cukup. Karena itu, penahanan dilakukan sebagai tindak lanjut. ’’Setelah ini segera dilakukan pelimpahan berkas perkara,” katanya.

Amir Burhanudin, pengacara Akhmad Hadian Lukita, menyesalkan adanya penahanan itu. Dia menyampaikan, pihaknya sudah mengajukan permohonan agar kliennya tidak ditahan beberapa waktu lalu. ’’Tetapi, kenyataannya sekarang ditahan,” ungkapnya.

Amir menyebut kliennya selalu bersikap kooperatif sejak diperiksa sebagai saksi. Hadian menilainya sebagai bentuk empati dan simpati atas tragedi di Stadion Kanjuruhan. ’’Baik kepada korban maupun pihak keluarga,” jelasnya.

Baca Juga:  Dewi Ajak Masyarakat Dispilin Memakai Masker

Dia berharap proses hukum selanjutnya berlangsung cepat. Sebab, tersangka punya hak untuk mendapat keadilan. ’’Semoga tidak hanya cepat saat penyidikan saja. Melainkan juga pemberkasan, penuntutan, hingga nanti putusan,” ujarnya.

Seperti Amir, Taufik Hidayat, pengacara Abdul Haris, juga menyebut akan mengajukan penangguhan. ’’Pak Haris siap dengan risikonya,” ucapnya.

Taufik pun meminta penyidik objektif dalam mengusut perkara tersebut. Dia tidak rela kalau hanya sebagian pihak yang diproses hukum. ’’Hari ini (kemarin) korban meninggal bertambah. Seharusnya menjadi spirit mengembangkan proses hukum,” katanya.

Dia lantas menyinggung keterlibatan PSSI dalam tragedi itu. Menurut Taufik, federasi seharusnya ikut bertanggung jawab. Tak hanya secara moral, tetapi juga dari sisi hukum. ’’Pertandingan sepak bola itu kan tidak bisa terlaksana tanpa adanya stakeholder lain,” tegasnya.

Sementara itu, Farzah Dwi Kurniawan menjadi korban meninggal ke-135 dalam tragedi Kanjuruhan. Menurut Akbar Shidiq, dokter yang menangani korban di unit perawatan intensif RSUD dr Saiful Anwar Malang, sebelum dinyatakan meninggal dunia Minggu (23/10) malam, korban memang sudah harus mendapatkan alat bantu pernapasan selama dua pekan terakhir. ’’Karena ada cedera di kepala dan paru,’’ jelasnya.

Akbar menuturkan, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang itu sudah dirawat selama 23 hari di RSSA. Ketika datang, Farzah memang sudah dalam kondisi berat dan kritis. Napasnya sudah sangat berat akibat kekurangan oksigen. (*)

Berita Sebelumnya

Mencoba Terobos Istana Negara, Perempuan Todong Pistol ke Paspampres. Ini Kronologinya

Berita Selanjutnya

WhatsApp Down, Pengguna Kesulitan Kirim Chat

Berita Selanjutnya
Viral! Benarkah WhatsApp dengarkan Chat Kita untuk Iklan?

WhatsApp Down, Pengguna Kesulitan Kirim Chat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com