BatamNow.com, Jakarta – Kelangkaan perangkat Set Top Box (STB) untuk siaran TV Digital di Batam, Kepulauan Riau, kian menjadi. Patut diduga ada oknum yang melakukan penimbunan STB.
“Kementerian Komunikasi dan Informatika harus melakukan pengecekan di lapangan kenapa STB di Batam sampai langka,” pinta Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar dapil DKI Jakarta II Christina Aryani, saat dikonfirmasi BatamNow.com, di Jakarta, Jumat (09/12/2022).
Dikatakannya, akhir-akhir ini, Komisi I DPR RI juga tengah melakukan pemantauan, termasuk soal ketersediaan STB dan range harga yang ada di pasaran. “Kami tengah amati dan evaluasi sejauh mana pendistribusian STB ini dilakukan,” ujarnya.
Dari hasil pengamatan di lapangan, sambungnya, DPR meminta pemerintah untuk mengambil sikap tegas guna memastikan pemenuhan komitmen penyediaan STB bagi rumah tangga miskin oleh penyelenggara multipleksing.
“Pelaksanaan migrasi digital (analog switch off/ASO) di sejumlah wilayah memang masih terkendala. Salah satunya penyediaan STB yang belum merata, termasuk di Batam,” ungkapnya.
Bagi Christina, pemerintah harus mencarikan solusi secepat mungkin sehingga masyarakat, terkhusus warga kurang mampu bisa mendapatkan STB. Sebab, siaran analog sudah diputus, lalu masyarakat mau mendapatkan siaran apa kalau STB-nya tidak ada.
Sebagaimana diketahui, untuk wilayah Batam, Kominfo sejak 2 Desember lalu telah menyetop siaran TV analog untuk migrasi ke TV digital. Semenjak migrasi mulai diberlakukan di wilayah Batam, masyarakat mengeluhkan susahnya untuk membeli STB. (RN)

