BatamNow.com – Beredar informasi melalui WhatsApp Group (WAG), Kamis (05/11), “Moya tarik diri”. Moya atau PT Moya Indonesia (MI) pemenang pengelola temporary (sementara) Sistem Penyediaan Air Minum di Batam (SPAM).
Kepala Biro Humas, Protokol dan Promosi Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar dengan tegas mengatakan bahwa PT Moya masih terus maju. Pengalihan per 14 November 2020 masih on-schedule.
“Yang pasti Moya tidak mundur,” sebut Dendi.
Di pesan WA yang lain, Corporate Communication Manager PT Moya Indonesia, Astriena Veracia, tak memberikan jawaban soal isu yang beredar.
“Kami terikat kode etik, karena kami di bawah koordinasi BP Batam, sehingga silakan meminta pernyataan resmi dari BP Batam,” katanya.
Sementara Presiden Direktur PT Adhya Tirta Batam (ATB), Benny Andrianto mengatakan bahwa informasi itu hanya hoaks saja.
Proses pengelolaan operator SPAM di Batam per tanggal 14 November yang akan diopersikan PT Moya, tetap on-schedule.
Benny merespon dengan datar saja. “Mungkin begitu,” jawabnya.
Penjelasan Benny ini memunculkan pertanyaan, dan seolah-olah bersayap, karena dengan frasa “mungkin begitu.”
Tapi ketika diminta penjelasan lebih tegas lewat pesan WA, Benny belum juga menjawabnya.(JS)

