Dunia Sibuk 5G, China Malah Sukses Luncurkan Satelit 6G - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Dunia Sibuk 5G, China Malah Sukses Luncurkan Satelit 6G

09/Nov/2020 14:39
Dunia Sibuk 5G, China Malah Sukses Luncurkan Satelit 6G

Ilustrasi. (F: Gizchina)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Saat dunia masih sibuk dengan internet 5G, China malah sudah kembangkan 6G. Dilansir CNBCIndonesia.com, terbaru, China meluncurkan satelit 6G pertama di dunia untuk uji komunikasi generasi keenam.

Media lokal China melaporkan perangkat ini diluncurkan ke luar angkasa melalui roket Long March-6. Peluncuran dilakukan dari Taiyuan Satellite Launch Center, seperti dikutip dari Asia Times, Senin (09/11).

Satelit 6G ini salah satu dari tiga satelit lain yang sukses diluncurkan ke orbit, bersama dengan 10 satelit pengindraan jarak jauh komersial yang dikembangkan oleh perusahaan Argentina Satellogic.

Satelit 6G ini dikembangkan oleh Chengdu Guoxing Aerospace Technology, UESTC, dan Beijing MinoSpace Technology. Satelit ini akan digunakan untuk memverifikasi kinerja teknologi 6G di luar angkasa karena pita frekuensi 6G akan berkembang dari frekuensi gelombang 5G ke frekuensi terahertz.

Akademisi Institute of Satellite Industry Technology Lu Chuan mengungkapkan teknologi ini akan memungkin satelit internet menyediakan terahertz secara lebih luas.

Menurut China Daily, teknologi 6G bisa 100 kali lebih cepat dari 5G. Namun teknologi ini masih dalam tahap awal dan harus menyelesaikan beberapa kendala teknis dalam penelitian dasar, desain hardware, dan dampak lingkungan sebelum terknologi ini dikomersialkan.

Beberapa ilmuwan juga khawatir bila infrastruktur baru6Gdan penggunaan frekuensi baru untuk mengirimkan data bisa mempengaruhi instrumen di luar angkasa atau malah kesehatan manusia. 6G mungkin terlalu mahal untuk digunakan.(*)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Warga Muslim di Perancis Lakukan Aksi Lindungi Gereja

Berita Selanjutnya

Efek Biden, Rupiah Kian Berjaya di Rp 14.065 per Dolar AS

Berita Selanjutnya
Efek Biden, Rupiah Kian Berjaya di Rp 14.065 per Dolar AS

Efek Biden, Rupiah Kian Berjaya di Rp 14.065 per Dolar AS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com