Efek Biden, Rupiah Kian Berjaya di Rp 14.065 per Dolar AS - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Efek Biden, Rupiah Kian Berjaya di Rp 14.065 per Dolar AS

09/Nov/2020 17:44
Efek Biden, Rupiah Kian Berjaya di Rp 14.065 per Dolar AS

Ilustrasi uang. (F: Antara)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp 14.065 per Dolar AS di perdagangan pasar spot pada Senin (09/11) sore. Posisi ini menguat 145 poin atau 1,02 persen dari Jumat (06/11).

Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.172 per dolar AS atau menguat dari Rp14.321 per dolar AS pada akhir pekan lalu.

Di kawasan mata uang Asia, rupiah memimpin penguatan dari dolar AS. Penguatan rupiah diikuti oleh Won Korea Selatan 0,66 persen, Ringgit Malaysia 0,43 persen, Yuan China 0,43 persen, Dolar Singapura 0,39 persen, Baht Thailand 0,34 persen, Peso Filipina 0,21 persen, Rupee India 0,18 persen.

Hanya Yen Jepang yang melemah 0,21 persen dari mata uang Negeri Paman Sam. Sedangkan dolar Hong Kong stagnan.

Sebaliknya, mayoritas mata uang negara maju justru ‘keok’ dari dolar AS. Hanya Rubel Rusia yang menguat 0,28 persen dan Dolar Kanada 0,22 persen.

Sisanya, Franc Swiss melemah 0,12 persen, Poundsterling Inggris minus 0,07 persen, Dolar Australia minus 0,04 persen, dan Euro Eropa minus 0,04 persen.

Analis sekaligus Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan rupiah terjadi karena efek terpilihnya Joe Biden menjadi presiden AS. Biden berhasil mengalahkan presiden petahana, Donald Trump.

“Pasar menyambut Joe Biden sebagai Presiden AS dengan ekspektasi bahwa Gedung Putih yang lebih tenang dapat meningkatkan perdagangan dunia dan kebijakan moneter akan tetap mudah,” ungkap Ibrahim.

Pasar juga merespons rencana Biden yang ingin menunjuk ilmuwan khusus ke dalam tim penanganan pandemi virus corona atau Covid-19 di AS. Hal ini menindaklanjuti tingginya kasus positif corona di Negeri Paman Sam.

Sementara di dalam negeri belum ada sentimen baru yang mempengaruhi. Pasar masih menanti pengadaan vaksin corona dari pemerintah.(*)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Dunia Sibuk 5G, China Malah Sukses Luncurkan Satelit 6G

Berita Selanjutnya

Joe Biden Jadi Presiden Amerika, Arab Saudi Bungkam

Berita Selanjutnya
Joe Biden Jadi Presiden Amerika, Arab Saudi Bungkam

Joe Biden Jadi Presiden Amerika, Arab Saudi Bungkam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com