Ibu Bunuh Diri di Jembatan I Barelang Positif Covid-19. Pihak Keluarga Menolak Keras dan Minta Bantuan PBB - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ibu Bunuh Diri di Jembatan I Barelang Positif Covid-19. Pihak Keluarga Menolak Keras dan Minta Bantuan PBB

11/Nov/2020 20:53
Ibu Bunuh Diri di Jembatan I Barelang Positif Covid-19. Pihak Keluarga Menolak Keras dan Minta Bantuan PBB

Suami Netti, Hotber Mangihut Purba Siboro (kanan) tak mempercayai hasil tes polymerase chain reaction (PCR) atas istrinya. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Netti Batubara yang bunuh diri melompat dari Jembatan 1 Barelang, Selasa (10/11), dinyatakan positif Covid-19.

Hasil pemeriksan sampel Covid-19 dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam memastikan korban ibu tiga orang anak berusia 47 Tahun ini positif Corona.

Itu sesuai Surat Keterangan BTKLPP tertanggal 11 November 2020 yang ditujukan ke Direktur Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Batam di Nongsa. Surat inilah yang diterima oleh pihak keluarga Netti.

Namun dari pihak keluarga, utamanya suami korban Hotber Mangihut Purba Siboro tak mempercayai hasil tes polymerase chain reaction (PCR) itu.

Hotber dan keluarga besar menolak keras hasil ini. Hotber juga meminta bantuan dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Pemuda Batak Bersatu (PBB) PAC Sagulung terkait hasil positif Covid-19 atas Netti ini.

“Kami tak terima hasil pemeriksaan PCR itu dan kami minta pihak RS Bhayangkara maupun kepolisian agar tidak menguburkan korban dengan protokol kesehatan Covid-19,” ucap Hotber kepada Hendra dari BatamNow, di rumahnya di Perum Rosinton Raya Blok C1 No 2.

Jenazah korban seyogianya akan diberangkatkan ke kampung halaman di Desa Siboro, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Sementara suami dan tiga anaknya dinyatakan non-reaktif lewat hasil rapid test di klinik & laboratorium Mediplus di Sagulung tertanggal 11 November 2020.

Sebagaimana peristiwa kemarin, diduga Netti mengakhiri hidupnya karena depresi. Korban telah lama mengidap penyakit gula atau diabetes.

Selama tiga bulan karyawati di Infineon ini, selalu melakukan medical certificate (MC). Pada Selasa naas itu, pihak keluarga atau ketiga anaknya tak mengetahui kepergian Netti ke Jembatan Barelang, hingga ditemukan bunuh diri melompat dari jembatan Barelang.

Sejak ditemukan bunuh diri melompat ke laut, jenazah korban masih disimpan di RS Bhayangkara di Nongsa hingga korban dinyatakan positif Covid-19.

Netti meninggalkan tiga orang anak hasil pernikahannya dengan Hotber, yakni 2 anak perempuan berusia 12 dan 9 tahun serta 1 anak laki-laki berumur 13 tahun.(Hendra)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Bom Meledak di Pemakaman Non-Muslim di Jeddah

Berita Selanjutnya

Ada ‘Ramalan’ Perang Dunia III di Bumi, Laut China Selatan?

Berita Selanjutnya
Ada ‘Ramalan’ Perang Dunia III di Bumi, Laut China Selatan?

Ada 'Ramalan' Perang Dunia III di Bumi, Laut China Selatan?

Comments 2

  1. Darmo Nainggolan says:
    6 tahun ago

    BATAM NOW,enak dibaca.dan.mudah dimengerti,pertama kita buka.semakin.diminta.ikutin.terus utk membuka.beritanya.beritanya aktual,terdepan,akurat,dan berimbang,sy.tammatan,SR&SD.setara,S2,mudah mengerti dan memahami.berita yg disajikan.Maju terus Maju BATAM NOW.OP.BAYU ONE.LUMBAN TUNGKUP

    Reply
    • Golan Tanone says:
      5 tahun ago

      Hahaha…. SD/SR – S2 😀😀😀😀

      Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com