BatamNow.com, Jakarta – Sepulang dari Arab Saudi, Habib Rizieq Shihab lantang menyuarakan Revolusi Akhlak untuk diterapkan di Indonesia. Dilansir BatamNow.com dari JurnalPresisi.com.
Bahkan pentolan Front Pembela Islam (FPI) ini menyatakan dukungannya pemerintah bila ikut melakukan Revolusi Akhlak.
Bila syarat Revolusi Akhlak tersebut tidak dipenuhi pemerintah, maka pihak Rizieq akan melakukan sebuah gerakan ‘perlawanan’.
Sontak hal tersebut menjadi perbincangan hangat. Menanggapi hal tersebut, Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi ikut berkomentar.
Hal tersebut diketahui dalam cuitannya di twitter baru-baru ini. Ia menyebut Rizieq sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) harus patuh terhadap aturan hukum.
“Gak perlu mensyaratkan pemerintah, anda mau patuh ya kewajiban sebagai WNI kalau gak mau patuh juga gak masalah, melanggar hukum, ciduk, masukin penjara, selesai,” cuit Teddy Gusnaidi di akun twitternya.
Teddy menambahkan agar Habib Rizieq lebih baik fokus pada kasus hukumnya yang banyak diadukan.
“Urus saja moral dan akhlak anda, karena belum tentu anda benar. Hadapi kasus, gak perlu kegedean bacot kayak toa rusak,” tulisnya kembali.
Gak perlu mensyaratkan pemerintah, anda mau patuh ya kewajiban sebagai WNI kalau gak mau patuh juga gak masalah, melanggar hukum, ciduk, masukin penjara, selesai.
Urus saja moral & ahlak anda, karena belum tentu anda benar. Hadapi kasus, gak perlu kegedean bacot kayak toa rusak. pic.twitter.com/e6yFlMmwud
— Teddy Gusnaidi (@TeddyGusnaidi) November 14, 2020
Ia pun juga berpendapat dalam cuitannya, jika Rizieq bersedia menghadapi kasus-kasus hukum yang menjeratnya, hal tersebut merupakan bagian dari Revolusi Akhlak.
Dengan tegas, Teddy menantang Rizieq untuk menghadapi dan melanjutkan kasus-kasus yang dialami Rizieq.
Rizieq hadapi semua kasusnya dan minta dilanjutkan, itu adalah bagian dari contoh revolusi ahlaq, gak perlu pemerintah diajarkan, karena pemerintah mematuhi Pancasila dan UUD 45, itu bagian dari orang-orang berahlaq. Berani gak zieq?
Urus saja moralmu urus saja ahlak mu Rizieq.. pic.twitter.com/RJNWs17Umi
— Teddy Gusnaidi (@TeddyGusnaidi) November 14, 2020
“Rizieq hadapi semua kasusnya dan minta dilanjutkan, itu adalah bagian dari contoh revolusi ahlaq, gak perlu pemerintah diajarkan, karena pemerintah mematuhi Pancasila dan UUD 45, itu bagian dari orang-orang berahlaq. Berani gak zieq?” katanya.
“Urus saja moralmu urus saja ahlak mu Rizieq,” tambah Teddy.

