Minggu Depan Kemendag ke Batam Inspeksi Peternakan Babi di Pulau Bulan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Minggu Depan Kemendag ke Batam Inspeksi Peternakan Babi di Pulau Bulan

06/Mei/2023 21:23
Babi Ternak Pulau Bulan Terinfeksi Virus, Ditolak Singapura Tapi Laris Manis di Batam

Ilustrasi peternakan babi. (F: iStockphoto)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan melakukan inspeksi langsung kepada produsen ternak babi di Pulau Bulan, Batam, Kepulauan Riau pada minggu depan.

“Kemungkinan di minggu depan ya, tapi soal waktu pastinya nanti akan disesuaikan,” ujar Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag Marolop Nainggolan kepada BatamNow.com, Sabtu (06/05/2023).

Dirinya berharap setelah pengecekan akan ada kejelasan penanganan yang akan dilakukan. “Kita akan cek dari sample yang ada,” ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi juga membenarkan bahwa akan dilakukan pengecekan langsung dengan menemui produsen babi di Pulau Bulan.

Didi melanjutkan, pihaknya akan menindaklanjuti temuan The Singapore Food Agency (SFA), April lalu, yang menyebutkan ternak babi yang selama ini diekspor ke Singapura itu terjangkit virus demam babi Afrika.

Baca Juga:  Babi Ternak Pulau Bulan Terinfeksi Virus, Ditolak Singapura Tapi Laris Manis di Batam

“Apa benar ternak babi di sana sudah terjangkit virus itu? Karena kan lokasi penyebarannya juga terbilang sangat jauh, meski tetap dimungkinkan,” kata Didi lagi.

Karena itu, sambungnya, penting pihaknya melakukan pendalaman. “Kami mau tahu temuannya seperti apa dan kita akan cek ke produsen yang ditemukan virus itu,” terangnya.

Sebelumnya, SFA mendeteksi adanya virus demam babi yang diimpor ke negaranya pada April lalu, pada ternak babi dari Batam. Hasil deteksi itu membuat Singapura memutuskan untuk menghentikan impor babi hidup asal Indonesia.

Dedi menambahkan, kalau tidak ditemukan, maka pihaknya akan meminta Singapura untuk kembali melanjutkan impornya. Sementara kalau benar terjangkit virus, maka akan dicarikan solusinya, baik pengobatan maupun pencegahan sehingga peternak babi di Batam bisa lebih safety lagi. (RN)

Berita Sebelumnya

Feri dari Singapura ke Batam Terbakar, Penumpang Selamat

Berita Selanjutnya

Ekspor Babi ke Singapura Berlanjut, Ini Syaratnya

Berita Selanjutnya
Babi Ternak Pulau Bulan Terinfeksi Virus, Ditolak Singapura Tapi Laris Manis di Batam

Ekspor Babi ke Singapura Berlanjut, Ini Syaratnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com