Serba-Serbi Pilpres dan Pileg
:batamnow:-BUPATI Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution surat menulis surat pengunduran diri.
Surat ber kop Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal itu dikeluarkan 18 April 2019. Sehari setelah pencoblosan surat suara Pilpres.
Kalah diperolehan suara. Itulah pemicu munculnya surat itu di daerah kekuasaan sang Bupati yang Ketua Dewan Pembina Partai Nasdem Mandailing itu, jagoannya Jokowi-Ma’ruf kalah.
Perolehan suara Capres dan Cawapres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin pada Pilpres kemarin hanya meraup 20,01 persen. Sementara Prabowo-Sandi 79,99 persen.
Pada awalnya, tim bupati menargetkan Jokowi-Ma’ruf meraup suara 40 persen. Faktanya jauh di bahwa ekspektasi.
Surat Salah Alamat
Surat Bupati Mandailing Natal itu, rupanya ditujukan ke Presiden Jokowi dan ditembuskan ke Menteri Perekonomian Darmin Nasution.
Surat pengunduran diri Bupati ini, kata Mendagri Cahyo Kumolo, salah alamat.
Mekanisme pengunduran diri seorang kepala daerah, mestinya ke DPRD dulu. Bukan Ke Presiden. Apalagi ditembuskan ke Menko Perekonomian. Makin salah lagi.
Salah satu poin penting dalam isi surat itu, Dahlan mengutarakan pembangunan di kabupatennya selama tiga tahun belakangan sangat signifikan.
Antara lain, pembangunan Pelabuhan Parlimbungan, Rumah Sakit, lanjutan pembangunan jalan Lintas Pantai Barat.
Bisa jadi Dahlan merasa kesal karena calonnya keok di wilayah kekuasaannya. Padahal dia sudah bekerja keras meyakinkan warganya. Apalagi pembangunan di daerah itu akan berkelanjutan ke depan. Dimana, pemerintah pusat sedang memperhatikan daerahnya.
Tapi itu tadi. Suratnya salah alamat. Apalagi ditembuskan ke menteri semarganya, yakni Darmin Nasution.
Seolah tengah melakoni politik primordial. Tapi apapun, inilah realitas yang ada, bentuk kualitas para pemimpin di daerah.
Para bawahannya pun seolah menjebak Dahlan. ‘Kok kualitas surat yang salah alamat itu bisa lolos ke publik. Lalu viral.
Lagi-lagi ini seakan menyudutkan Jokowi. Apakah Dahlan benar benar mau mengundurkan diri dari jabatan Bupati? Hanya dialah yang tahu.
Dahlan Hasan Nasution terpilih sebagai Bupati Mandailing Natal tahun 2015.
Dia berpasangan dengan Muhammad Jafar Nasution. Pasangan ini diusung PDIP, PKB, Gerindra, Demokrat, PAN dan NasDem. Ketika itu dia mengungguli suara pesaingnya di
56 persen perolehan suara.
Bupati Mandailing Natal memang marga Nasution. Wakilnya pun Nasution juga. Menko Perekonomian sama juga: Nasution. Jokowi pun besanan dengan marga Nasution karena menantunya Bobby Nasution.
Marga Nasution di Batak Tapanuli Selatan populasinya lumayan banyak.
Sayang suara Jokowi-Maruf tak terkerek. Manusiawi sih, bila Dahlan Nasution kesal.(Red-1)

