BatamNow.com – Mantan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Lucky Agung Binarto dikabarkan menjadi salah satu kandidat kuat dari 3 calon Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Lampung sebagai pengganti Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang masa jabatannya bakal berakhir pada 12 Juni 2024.
Kabar yang beredar tiga nama yang masuk di meja di Kemendagri, yakni Sekretaris Jenderal DPD RI Rahman Hadi, Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Samsudin dan Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Bidang Ekonomi Lucky Agung Binarto.
Lucky dikabarkan menjadi kandidat kuat disebut dipercaya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. “Tinggal menunggu keputusan Presiden Jokowi,” kata sumber media ini.
Selain menjadi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Lucky Agung Binarto pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Riau pada tahun 2019.
Lanjut ke 2020, ia dipromosikan untuk menduduki jabatan Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenkumham RI.
Kemudian pada 2021, dilantik menjadi Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Bidang Ekonomi.
Catatan media ini, Lucky Agung Binarto menorehkan berbagai terobosan/ prestasi di kantor Imigrasi Batam yang berpihak pada pelayanan prima kepada masyarakat.
Untuk peningkatan pelayanan keimigrasian di Batam, pria kelahiran 59 tahun silam itu tak sungkan menerima kritik masukan dari masyarakat dan mendiskusikannya.
Perombakan dan inovasi pelayanan pun dilakukan di Imigrasi Batam; mulai dari antrean lewat WhatsApp, antrean online melalui aplikasi, pelayanan paspor dengan sistem jemput bola, membuka unit layanan paspor di kawasan Harbour Bay, dan penyelesaian paspor dengan sistem SMS gateway.
Tak hanya itu, pada 2019 di masa jabatan Lucky Agung lah diresmikan inovasi sistem pintu perlintasan keimigrasian otomatis (Autogate) oleh Menkumham Yasonna H Laoly.
Batam menjadi satu dari tiga wilayah pada saat itu yang menerapkan Autogate di pintu internasional. Perangkat Autogate di Batam sudah dibekali teknologi face recognition (pengenalan wajah), menjadi perintis di Asia bahkan Singapura belum menerapkannya kala itu.
Komunitas Pemerhati Pelayanan Publik Batam (KP3B) juga mengapresiasi Lucky Agung Binarto yang tidak alergi kritik saat memimpin Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. (red)

