PT ABH Akan Relokasi Pipa Utama dan Tambah Booster untuk Atasi Krisis Air Perumahan Golden Prima - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

PT ABH Akan Relokasi Pipa Utama dan Tambah Booster untuk Atasi Krisis Air Perumahan Golden Prima

23/Sep/2024 14:43
Ditabrak Truk Crane, Bertubi-tubi Kebocoran Pipa SPAM BP Batam di Simpang Indomobil Baloi

Direktur Utama PT Air Batam Hilir (ABHi) Mujiaman Sukirno (baju putih) di lokasi pipa bocor di Simpang Indomobil Baloi, Minggu (10/12/2023) sore. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – PT Air Batam Hilir (ABH) mengatakan tengah mengupayakan solusi krisis air dialami warga konsumen di Perumahan Golden Prima RW 19, di Bengkong.

Direktur Utama (Dirut) PT ABH Mujiaman Sukirno menyebut ada berbagai gangguan yang menyebabkan krisis air itu, dan sudah pernah dirapatkan bersama warga, perangkat RT dan RW serta anggota DPRD Batam di Bengkong.

“Di sana itu rentan sekali, karena airnya pas-pasan. Gangguannya banyak, salah satunya ada pipa kita, pipa utama itu melewati tanah PL-nya orang, kemudian di PL tersebut kalau bocor, tidak boleh diperbaiki, mereka mengancam, jadi kesalahan ada di pembangunan pipanya atau terbaru PL-nya mungkin ditambah,” kata Mujiaman kepada BatamNow.com, Senin (23/09/2024).

Apakah PT ABH tidak meminta bantuan kepada BP Batam terkait relokasi pipa di bawah tanah yang masuk penetapan lokasi (PL) lahan pihak lain?

“Sudah, kita sudah rancang relokasi pipa, itu perlu banyak ahli, semua harus ideal. Belum clear izin relokasi pipa tersebut, ini yang paling sering bocor. Di situ mereka mau bangun gedung. Saya akan selesaikan, kalau relokasi itu sudah jalan, mungkin gangguan bisa dikurangi,” jawab Mujiaman.

Papan bunga warga Perumahan Golden Prima yang tak mendapatkan alira air minum perpipaan SPAM BP Batam. (F: ist)

Selain upaya relokasi pipa, lanjutnya, PT ABH akan menambah booster (pompa) untuk membantu distribusi air ke pemukiman yang berada di stress-area itu.

“Ke tempat yang tinggi itu kita minta ditambah pompa di tempat tersebut di bawahnya. Karena pompa yang existing, tidak mampu mengirim ke tempat itu. Airnya masih ada, tetapi pompanya tidak mampu, jadi kita harus tambah pompa,” tukasnya.

Mujiaman tak menjawab pasti ketika ditanya kapan target penyelesaian relokasi pipa utama dan penambahan booster untuk warga Perumahan Golden Prima itu.

“Sudah berproses 2 bulan relokasi ini, menurut saya wajib segera. Kalau boosternya, kalau nggak salah sekitar 1.500 KK di Bengkong Golden Prima, harusnya itu mudah dilakukan,” ucapnya.

Warga Golden Prima mengatakan terkadang aliran aliran air SPAM yang keluar dari keran dengan kualitas kotor bahkan berwarna hijau. Menurut Mujiaman, hal itu disebabkan karena mikroorganisme yang sebenarnya terkontrol jumlahnya, mengendap di dalam pipa karena air tidak mengalir lancar.

“Terjadi pengendapan, pipanya kecil, lokasinya tinggi, maka flow-nya rendah. Maka di tikungan-tikungan itu terjadi pengendapan, ketika ada problem, pengendapan itu mengumpul di situ, ketika datang air baru, pengendapan ini bisa saja masu ke rumah. Ada yang sering masuk ke situ pak, karena posisi dia. ini sedang kita tindak lanjuti juga, kita bangun di bawah. Jadi nanti setiap ada trouble, kita flushing dulu,” jelasnya.

Ia membantah bahwa air kotor itu berasal dari hasil pengolahan water treatment plant (WTP).

“Kotoran itu bukan dari pabrik ya, kotoran itu terjadi karena flow-nya rendah, mikroorganisme terkumpul lama-lama. Kalau itu cepat, mudah-mudahan minggu ini selesai,” tandasnya.

“Mikroorganisme itu sudah kita kontrol dengan cara menyisakan florin di dalam air, ketika air itu terhambat tidak bisa keluar, berhari-hari air itu di pipa itu tidak tergantikan dna pembersihan menggunakan biocide itu bukan sterilisasi tetap ada. Maksudnya, kalau air itu lancar, itu jumlah mikroorganisme-nya sudah terkontrol. Jadi karena air itu tidak lancar, maka pertumbuhannya dibanding pergantiannya, lebih banyak pertumbuhannya, begitu kira-kira,” lanjutnya.

Hal lainnya dikeluhkan warga adalah, suplai truk tangki air yang tidak mencukupi sehingga sering kali mereka terpaksa merogoh kocek lagi untuk membeli air bersih dari pihak ketiga.

“Orang-orang sudah punya nomor HP saya, mestinya kalau ada masalah, pak Medi khususnya, WA saja pasti saya kirim,” janjinya.

Ia mengatakan, ada 15 truk tangki air yang disiagakan setiap hari.

“Kita punya standby 15, kalau ada trouble kita sudah punya kontrak juga untuk bantuan dari pemadam kebakaran ada 6, kemudian dari perusahaan tangki di sini kita juga lakukan itu. Kapasitas yang 5 meter kubik,” terangnya.

Bangun 2 IPA untuk Normalkan Aliran Air se-Batam

Menurut Mujiaman, permasalahan krisis air di Batam terjadi karena investasi infrastruktur air minum dalam 10 tahun ini stagnan, hanya tumbuh 1% per tahun (coumpound average growth rate).

Persentase itu disebutnya tak sebanding dengan pertumbuhan penduduk. Ketersediaan air baku, mennurut perhitungan PT ABH, masih cukup hingga tanhun 2027.

“Jadi, kalau pengguna air tumbuh, maka kita harus investasi, yang pertama menambah Instalasi Pengolahan Air. Salah satunya itu. IPA kita selama 10 tahun terakhir, kita cuma tambah 350 lps, itu yang Muka Kuning 2,” jelasnya.

Selain penambahan IPA di sisi hulu, perlu juga penambahan fasilitas jaringan perpipaan dan pompa di sisi hilir.

“Jaringan itu kan dulu dibangun mandiri oleh swasta, misalnya Komplek A dibangun dengan perencanaan 1.500 KK maka dirancanglah pipa ukurannya 15 lps, kemudian ternyata rumah itu berkembang menjadi 2.000 menjadi 2.500, pipanya nggak ditambah, ya nggak mampu. Itu yang saya maksud investasi, di hulu itu berupa penambahan IPA, di hilir berupa penambahan fasilitas jaringan dan pompanya,” terangnya.

Investasi infrastruktur air SPAM ini termasuk penganggarannya disebut merupakan tanggung jawab BP Batam, bukan PT ABH.

“BP Batam. Kita memberitahu masalahnya, merancang solusinya, membuat proposal, membuat DED, kemudian meminta persetujuan BP,” jelas Mujiaman.

Saat ini, katanya, BP Batam dan PT ABH tengah melakukan pembangunan 2 IPA yakni IPA Duriangkang 5 berkapasitas 500 liter per detik (lps) dan IPA Tembesi berkapasitas 230 lps.

Kedua IPA itu ditargetkan rampung dan beroperasi pada 22 Desember 2024. Apakah setelahnya air SPAM akan mengalir normal se-Batam?

“Betul. Itu diharapkan kalau 2024 selesai, 2 tahun berikutnya itu lancar semua Kota Batam,” kata Mujiaman.

Menurutnya, penambahan 2 IPA dengan kapasitas total 730 lps itu diperkirakan tidak mencukupi untuk pertumbuhan penduduk Batam setelah 2 tahun ke depan.

“Cuma 730 kan habis, kita kan membangun terus, ada proyeksi tambah. Kita juga akan bangun yang lain nanti,” katanya.

Warga Demo? Mujiaman: Itu Haknya

Diberitakan, warga Perumahan Golden Prima RW 19 sudah enam bulan ini mengalami krisis air minum perpipaan. Hal yang sama, dirasakan konsumen lainnya di beberapa titik stress-area di Batam.

Saat ini, warga Golden Prima menyampaikan keluhannya dengan memajang papan bunga berisi ucapan duka cita atas matinya air.

Papan bunga warga Perumahan Golden Prima yang tak mendapatkan alira air minum perpipaan SPAM BP Batam. (F: ist)

Ketika dikonfirmasi, warga membenarkan karangan bunga itu. Bahkan, disebut mereka berencana menggelar unjuk rasa/ demonstrasi ke kantor BP Batam dan PT ABH.

Mujiaman tak banyak berkomentar soal rencana demo yang memang merupakan hak warga negara dan dijamin undang-undang itu.

“Namanya demo itu kan haknya warga. Cuma dengan situasi politik seperti ini, kok terlalu complicated ya,” katanya.

Mujiaman mengapresiasi warga yang menyampaikan aspirasi dengan papan bunga.

“Kemudian ada pasang papan bunga, ya saya kira itu cara-cara yang baik, tentu akan mendukung kerja saya,” ucapnya. (D)

Berita Sebelumnya

Pilkada Batam 2024: Pasangan NADI Nomor Urut 1, ASLI Nomor Urut 2

Berita Selanjutnya

Hari Ini Booster Commissioning, PT ABH: Besok Malam Air Mengalir di Seluruh Blok Perumahan Putra Jaya

Berita Selanjutnya
Breaking News: BP Batam Tak Punya Hati Nurani, Krisis Air Minum 5.000 Warga Putra Jaya Residence Batu Aji Demo Lagi

Hari Ini Booster Commissioning, PT ABH: Besok Malam Air Mengalir di Seluruh Blok Perumahan Putra Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com