LI-Tipikor: Pengelola SPAM BP Batam Jangan Bohongi Pelanggan Tutupi Kebobrokannya - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

LI-Tipikor: Pengelola SPAM BP Batam Jangan Bohongi Pelanggan Tutupi Kebobrokannya

28/Des/2024 08:52
LI-Tipikor: Pengelola SPAM BP Batam Jangan Bohongi Pelanggan Tutupi Kebobrokannya

Unggahan warganet yang mengeluhkan air perpipaan SPAM Batam berwarna hijau. (F: Facebook)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Sengkarut pelayanan distribusi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) BP Batam, yang menerpa pelanggan selama ini seperti tak ada habisnya.

Selain sistem distribusinya yang kerap mati ke rumah pelanggan dengan jumlah masif, beberapa hari belakangan kualitas kesehatan air itu pun buruk: kondisi yang berulang.

Banyak masyarakat pelanggan mengeluh, resah dan gelisah karena air yang didapat warga berlumpur bahkan berwarna hijau.

Air Berlumpur Disebab Banyak Warga Liburan?

Humas PT Air Batam Hilir (ABH) mitra BP Batam, Ginda Alamsyah kepada Batam Pos mengatakan penyebab air keruh dan berwarna disebab banyaknya warga pelanggan yang meninggalkan rumah karena liburan panjang sehingga terjadi peningkatan press jaringan beberapa jalur, yang mengakibatkan efek turbulen.

Para pelanggan SPAM BP Batam pun dengan spontan membalas lalu menyindir pernyataan Ginda.

Dan ternyata alasan yang diutarakan Ginda, beda dengan yang disampaikan Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano.

Denny Tondano menyebut, sebagaimana dalam siaran pers BP Batam, Badan Usaha SPAM Batam tengah menghentikan sementara commissioning Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP) Duriangkang 5 dengan kapasitas 500 liter per detik (lpd).

Hal ihwal, kata Denny, menyusul terjadinya gangguan pada dosing pump chemical IPA Duriangkang 5 yang mengakibatkan chemical tidak tercampur dan menyebabkan air yang dihasilkan menjadi keruh dan berwarna hijau.

Ia sampaikan, setelah pembangunan IPA Duriangkang 5 dengan kapasitas 500 lpd selesai, pihaknya melakukan serangkaian proses untuk memastikan seluruh sistem, peralatan, dan komponen sesuai dengan yang telah ditetapkan atau dilakukan commissioning. Untuk commissioning ini, sudah berjalan selama kurang lebih satu minggu.

Saat commissioning, ujarnya, pompa dosing mengalami gangguan dan hampir 3.600 meter kubik (m³) air yang tercampur alga terkirim ke pelanggan.

Atas kejadian tersebut, BU SPAM BP Batam menghentikan sementara commissioning IPA Duriangkang 5 dan melakukan perbaikan terhadap pompa dosing. Selain itu, juga dilakukan flushing disejumlah jaringan utama.

Di mana, flushing merupakan pekerjaan untuk membersihkan kotoran berupa kerak dan endapan yang ada dalam saluran perpipaan dengan tekanan tertentu melalui katup pengurasan.

Sementara air yang sudah masuk ke jaringan rumah-rumah, kata Denny, membutuhkan waktu untuk membersihkannya.

Ia tambahkan, commissioning ke rumah ini dilakukan untuk mengecek arah aliran dan seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari pengoperasian IPA Duriangkang 5 ini. Selain itu, commisioning ini juga dilaksanakan untuk menutupi kekurangan distribusi air yang harus segera dipenuhi, termasuk salah satunya menuju Tanjung Uncang.

Ditambahkan, pada Jumat (27/12/2024) pengelola SPAM Batam sedang melaksanakan tes kualitas air yang terakhir.

Kalau sudah memenuhi standar, lanjutnya, maka IPA Duriangkang 5 ini akan kembali dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan air di Kota Batam.

Pelayanan Buruk, Cuan BP Batam Ratusan Miliar

Pelayanan buruk SPAM Batam terhadap konsumen seperti suguhan tontonan sehari-hari.

Sementara pendapatan yang dikeruk BP Batam dari masyarakat pelanggan sekitar Rp 750 miliar (laporan keuangan versi BPK) sejak mengelola SPAM diambil alih dari PT ATB, per November 2020.

Padahal BP Batam tidak diutamakan mencari keuntungan sesuai perintah PP 41 Tahun 2021 tentang KPBPB.

Pada Pasal 13 ayat (3) mengatur, Badan Pengusahaan (BP Batam-red) menyelenggarakan kegiatan penyelenggaraan layanan umum didasarkan pada Praktik Bisnis Yang Sehat “tanpa mengutamakan pencarian keuntungan”.

Namun, menurut Fadly Ahmad tokoh masyarakat pelanggan SPAM Batam, faktanya terbalik. “Keuntungan yang ditumpuk dan dikeruk BP Batam dari masyarakat, sementara pelayanan buruk dan melanggar perintah negara”.

Ketua DPP Kepri LI-Tipikor dan Hukum Kinerja Aparatur Negara, Panahatan SH sangat menyayangkan buruknya pelayanan pengelola SPAM BP Batam yang hampir tak ada jedanya.

Ia tegaskan, negara lewat UU dan Peraturan Pemerintah (PP) serta Peraturan Menteri Kesehatan menjamin kualitas kesehatan air minum perpipaan kepada masyarakat. Belum lagi UU Perlindungan Konsumen.

Namun fakta-fakta yang terjadi, ujar Panahatan, BP Batam tak dapat menjalankan misi atau perintah negara itu.

Dan ironisnya, masyarakat pelanggan disuguhi air minum yang tidak sesuai dengan jaminan kesehatan negara dan bahkan berbahaya atas jaminan kesehatan.

Lain lagi dengan Parijon sebagai pemerhati lingkungan masyarakat, “Sudah pun kualitas dan kuantitas serta kontinuitas airnya bermasalah, ada kesan komunikasi yang disampaikan justru membohongi masyarakat”.

“Jangan bohongi pelanggan lah untuk menutupi kebobrokan pelayanan yang terjadi,” ujar Panahatan.

Lalu sampai kapan penghentian commissioning Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau WTP Duriangkang 5 itu?

Pun Denny Tondano yang dikonfirmasi BatamNow.com, Jumat (28/12/20024) belum merespons. (A/Red)

Berita Sebelumnya

15 Tahun Lego Jangkar Kapal Crane Base Diduga Rusak Karang, Kepala Suku Laut: Kami Bukan Nelayan Berdasi

Berita Selanjutnya

Ketua LI-Tipikor: Pelanggan SPAM BP Batam Jangan Pasrah Hanya Ngeluh, Lakukan Class Action

Berita Selanjutnya

Ketua LI-Tipikor: Pelanggan SPAM BP Batam Jangan Pasrah Hanya Ngeluh, Lakukan Class Action

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com