Lettersign "Laksamana Ladi" Dicopot dan Kini Berantakan Tergeletak di Lantai Tugu Flyover - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Lettersign “Laksamana Ladi” Dicopot dan Kini Berantakan Tergeletak di Lantai Tugu Flyover

by BATAM NOW
03/Jan/2025 23:25
Lettersign “Laksamana Ladi” Dicopot dan Kini Berantakan Tergeletak di Lantai Tugu Flyover

Setelah diputuskan berganti nama menjadi Flyover Sungai Ladi, kini lettersign "Laksamana Ladi" yang menjadi nama sebelumnya, tergeletak berantakan di lantai tugu, Jumat (03/01/2025). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kepala BP Batam Muhammad Rudi, secara lisan, akhirnya mengganti nama jembatan layang (flyover) yang dipolemikkan itu, menjadi Flyover Sungai Ladi.

Namun pantauan BatamNow.com di tugu flyover pada Jumat (03/01/2025) malam, papan huruf timbul (lettersign) “Flyover Laksamana Ladi” terbuat dari pelat lembaran yang sebelumnya kokoh bertengger di atas prasasti, kini sudah tergeletak berantakan di lantai tugu itu.

Sementara “Laksamana Ladi” di batu prasasti dan nama serta tanda tangan Muhammad Rudi masih tetap sebagaimana saat peresmian.

@batamnow Kepala BP Batam Muhammad Rudi, secara lisan, akhirnya mengganti nama jembatan layang (flyover) yang dipolemikkan itu, menjadi Flyover Sungai Ladi. Namun pantauan BatamNow.com di tugu flyover pada Jumat (03/01/2025) malam, papan huruf timbul (lettersign) “Flyover Laksamana Ladi” terbuat dari pelat lembaran yang sebelumnya kokoh bertengger di atas prasasti, kini sudah tergeletak berantakan di lantai tugu itu. Sementara “Laksamana Ladi” di batu prasasti dan nama serta tanda tangan Muhammad Rudi masih tetap sebagaimana saat peresmian. Belum diketahui apakah huruf timbul “Laksamana Ladi” itu dicopot resmi oleh BP Batam. Baca beritanya di BatamNow.com #batamnow #batamtiktokcommunity #batamhits #batamnews #batamisland #batamsirkel #kotabatam #batampunyacerita #semuatentangbatam #fyp #fypシ #flyoverseiladi #seiladi #flyoverlaksamanaladi #flyoversungailadi ♬ original sound – BatamNow.com

Belum diketahui apakah huruf timbul “Laksamana Ladi” itu dicopot resmi oleh BP Batam.

Kabiro Humas BP Batam Ariastuty Sirait yang dikonfirmasi malam ini, tak merespons BatamNow.com.

 

1 of 2
- +

Saat diresmikan pada Selasa (31/12/2024) pagi, Muhammad Rudi menjelaskan bahwa jembatan layang di Jalan Gajah Mada itu diputuskan bernama Flyover Laksamana Ladi.

Peresmian itu pun, cukup meriah dengan ditandai penandatanganan prasasti oleh Muhammad Rudi, serta penekanan sirene bersama pejabat Forkopimda Batam.

Penekanan sirine tanda pengungkapan nama “Flyover Laksamana Ladi”, saat diresmikan pada Selasa (31/12/2024). (F: BatamNow)

Setelah sirene ditekan, tirai hitam penutup lettersign disingkap dan terpampanglah papan huruf “Flyover“ yang berwarna biru dan di bawahnya papan huruf “Laksamana Ladi” berwarna keemasan dengan ukuran lebih besar.

Awalnya flyover itu akan diberi nama ‘Lela Bahari’.

Susunan papan huruf timbul (lettersign) diduga untuk membentuk frasa “LELA BAHARI”, teronggok di bawah Flyover Laksamana Ladi, Rabu (31/12/2024). (F: BatamNow)

Namun hingga mendekati persemian, tetiba urung dipakai dan diganti dengan merek ‘Laksamana Ladi’.

‘Gaduh’ pun terjadi, tidak sampai satu hari sejak nama Flyover Laksamana Ladi disematkan. Menjadi perbincangan panas, baik di media sosial maupun di kalangan masyarakat luas.

Penjelasan soal asal usul nama Laksamana Ladi yang disebut berkaitan sebagai tokoh penting di masa Kesultanan Melayu Riau Lingga, tak serta merta diterima masyarakat.

Tak terelakkan, akhirnya banyak kritik disampaikan para sejarawan, budayawan, bahkan Lembaga Adat Melayu (LAM).

Tugu Flyover Laksamana Ladi. (F: BatamNow)

Atas kegaduhan itu, akhirnya Muhammad Rudi meminta maaf dan mengungkap pengubahan nama flyover tersebut.

Dalam siaran pers BP Batam, Kamis (02/01/2025), Muhammad Rudi menyebut bahwa flyover dengan panjang 120 meter dan lebar 10,5 meter tersebut ke depannya akan bernama “Flyover Sungai Ladi”.

Keputusan ini, kata Rudi, setelah mempertimbangkan banyak hal. Termasuk masukan dan saran dari para tokoh serta tetua.

“Pertama-tama, saya memohon maaf atas apa yang telah terjadi. Saya juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Batam yang telah mendukung pembangunan Flyover Sungai Ladi,” kata Rudi dalam siaran pers itu.

Terlepas dari pro dan kontra penamaan tersebut, Rudi memastikan jika Flyover Sungai Ladi akan tetap menjadi identitas Batam. (A)

Berita Sebelumnya

Kepala Bakamla Sebut Kapal SS8 Tak Rusak Terumbu Karang, Kepala Suku Laut: Kita lebih Tahu Laut

Berita Selanjutnya

Fakta-fakta Gonta-ganti Nama Flyover di Sei Ladi Batam, Lalu BP Batam Mau Buat Apa Lagi?

Berita Selanjutnya
Lettersign “Laksamana Ladi” Dicopot dan Kini Berantakan Tergeletak di Lantai Tugu Flyover

Fakta-fakta Gonta-ganti Nama Flyover di Sei Ladi Batam, Lalu BP Batam Mau Buat Apa Lagi?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com