Tak Punya ‘Mata Malaikat’? Merek Flyover Sungai Ladi Muncul Lagi, Prasasti Belum Diteken Ulang - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Tak Punya ‘Mata Malaikat’? Merek Flyover Sungai Ladi Muncul Lagi, Prasasti Belum Diteken Ulang

by BATAM NOW
22/Jan/2025 15:06
Merek Flyover Sungai Ladi Dipasang, “Laksamana Ladi pun Terbuang”

Tugu Flyover Sungai Ladi, Kota Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Nama atau merek jembatan layang (flyover) di Batam ini gonta-ganti sebelum diresmikan, pun sesudah diresmikan.

“Buat bingung masyarakat aja,” kata beberapa pekerja taman di bawah jembatan layang ini, Selasa (21/01/2024) saat disamperi wartawan media ini.

Sebelum peresmian jembatan ini, nama Flyover Lela Bahari sudah disiapkan.

Namun kala diresmikan Kepala BP Batam Muhammad Rudi pada 31 Desember 2024, nama yang dipasang di plang di bawah jembatan dengan nama Flyover Laksamana Ladi.

Tugu Flyover Laksamana Ladi, Kota Batam. (F: BatamNow)

Mendapat penolakan dari tokoh dan Lembaga Adat Melayu (LAM, diubah lagi dengan nama Flyover Sungai Ladi dan tiga hari kemudian mereknya terpampang di plang di bawah jembatan layang.

Tugu Flyover Sungai Ladi, Kota Batam. (F: BatamNow)

Selang berapa hari, entah dengan tujuan apa, merek Flyover Sungai Ladi di persimpangan Jalan Gajah Mada itu tetiba siselimuti dengan spanduk kusut warna biru.

Merek Flyover Sungai Ladi di tugu jembatan layang itu, ditutup spanduk kusut. Dipotret pada Jumat (17/01/2025). (F: BatamNow)

Dan spanduk yang diselimutkan di plang nama jembatan itu bermerek Flyover Laksamana Ladi. Nama yang sudah diubah, masih nongol lagi.

Setelah diberitakan media ini, “selubung” spanduk lusuh itu pun sudah disingkap habis dan merek Flyover Sei Ladi sudah terpampang kembali.

“Namanya bolak balik entah karena apa, mungkin BP Batam sedang gamang dan mungkin ada yang tak beres di balik proyek yang diresmikan seperti dipaksakan itu sehingga urusan nama jembatan saja gonta ganti,” kata Firdaus SSos, pemerhati perkotaan.

Penekanan sirine tanda pengungkapan nama “Flyover Laksamana Ladi”, saat diresmikan pada Selasa (31/12/2024). (F: BatamNow)

Penulis pun ternyata sampai-sampai gamang juga menulis konstruksi berita gonta-ganti merek jembatan layang itu.

Publik sampai ada menyebutnya flyover yang “over play”.

Lalu sudah tuntas kah penamaan flyover ini? Sepertinya belum.

Pantauan BatamNow.com pada Selasa (21/01), marmer prasasti sudah dipasang baru seperti sebelumnya, tapi belum ditandatangani Muhammad Rudi.

Marmer hitam sebagai prasasti peresmian Flyover Sungai Ladi. (F: BatamNow)

Pada prasasti awal yang dibongkar, tanda tangan Muhammad Rudi dengan tinta warna emas terlihat di sana dan kini tidak.

Mengapa? Ini seperti masih misteri.

Apakah masih ada seremoni peresmian ulang oleh BP Batam dan Muhammad Rudi dan akan menorehkan ulang tanda tangannya di marmer prasasti?

Jika menyimak kutipan pidato Muhammad Rudi, saat peresmian, sepertinya tak mungkin, kata Panahatan SH.

Sebab Muhammad Rudi bilang begini,”Pada kesempatan yang sangat baik ini karena mungkin tidak ada waktu lagi untuk meresmikan karena akhir jabatan kami mungkin di awal, bisa Januari bisa Februari, untuk serah terima”.

Tapi bisa saja berubah lagi ‘kan, seperti gonta-ganti nama jembatan itu, kata Fadel, tokoh masyarakat Baloi di salah satu kafe di sana.

CCTV Belum Punya

Selain gonta-ganti nama yang “ambyar”, sesuai penelusuran BatamNow.com bahwa di Flyover Sungai Ladi sudah lalu lalang kendaraan bermotor dari semua jenis.

Tapi tidak dengan kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) yang kerap dalam bahasa gaul disebut “mata malaikat”.

Disebut mata malaikat karena bisa merekam peristiwa di sekitarnya kapan pun sesuai dengan sistem dan mekanisme jaringan IT yang dioperasikan.

Sebagaimana lazimnya kota modern, peran CCTV sangat signifikan dalam melawan dan mencegah aksi kejahatan, merekam insiden laka lantas dan lainnya.

Namun penelusuran BatamNow.com di laman siaran langsung (streaming) “Matanya Batam” milik Diskominfo maupun website “Area Traffic Control System (ATCS)” milik Dinas Perhubungan, tidak terdapat CCTV di sepanjang jalan jembatan layang dengan panjang 120 meter itu. Demikian juga dan di seputaran area flyover berbiaya Rp 132 miliar itu.

Beda misalnya di Flyover Laluan Madani, di Jalan Sudirman itu sudah dengan beberapa kamera CCTV aktif.

Dikonfirmasi ke Kabiro Humas BP Batam, Ariastuty Sirait, terkait kemungkinan tidak tersedianya CCTV di jembatan layang itu dan kelanjutan seremoni peresmian penamaan Flyover Sungai Ladi, namun tak ada respons. (A/Red)

Berita Sebelumnya

Lonjakan Pasien Cuci Darah di RSBP Batam: Dampak Rencana KSPO Mayapada Tak Kunjung Rampung?

Berita Selanjutnya

PT Marinatama Gemanusa Diduga Tetap Potong MV CR 6 yang Dipasang Police Line

Berita Selanjutnya
PT Marinatama Gemanusa Diduga Tetap Potong MV CR 6 yang Dipasang Police Line

PT Marinatama Gemanusa Diduga Tetap Potong MV CR 6 yang Dipasang Police Line

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com