BatamNow.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (DPN APPEKNAS), Dr. Ir. Fandy Iood ST., M.PWK., IPM, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Politeknik Negeri Batam dalam ajang Polibatam-Industry Festival Plus (PIN FEST+), Selasa (19/08/2025).
MoU strategis tersebut diteken bersama Direktur Politeknik Negeri Batam, Ir. Bambang Hendrawan, ST., MSM., CIPMP., CISCP.
Kesepakatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dengan asosiasi jasa konstruksi, khususnya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan sesuai kebutuhan industri.
Direktur Polibatam, Bambang Hendrawan, menyampaikan bahwa pendidikan vokasi harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman yang cepat.
Salah satu langkah strategis yang akan ditempuh yakni implementasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pengembangan program Sarjana Terapan dan Magister Terapan, serta membangun platform pendidikan alternatif yang memungkinkan percepatan waktu tempuh studi tanpa mengurangi kualitas lulusan.
“Platform ini nantinya akan terhubung dengan lembaga-lembaga pelatihan khusus, sehingga masyarakat maupun tenaga kerja yang tidak masuk melalui jalur formal Polibatam tetap memiliki kesempatan memperoleh pengakuan kompetensi dan akses yang lebih cepat ke dunia kerja Konstruksi. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka ruang baru dalam mendukung percepatan peningkatan kualitas SDM Konstruksi di Indonesia,” ujar Bambang.
Sementara itu, Ketua Umum DPN APPEKNAS, Fandy Iood, sangat mengapresiasi kolaborasi dan kerja sama ini sebagai langkah konkret mencetak tenaga kerja terampil untuk industri konstruksi.
Menurutnya, lulusan vokasi tidak hanya dituntut menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memahami kebutuhan nyata di lapangan.
“MoU ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen kerja sama semata, tetapi juga menjadi landasan kuat dalam membangun SDM Industri Konstruksi dan ekosistem pendidikan vokasi yang lebih adaptif, responsif, dan relevan dengan tantangan pembangunan jasa konstruksi nasional,” harap Fandy.
Sinergi antara Polibatam dan APPEKNAS ini dinilai sebagai wujud nyata triple helix collaboration antara akademisi, industri, dan asosiasi badan usaha, dalam rangka menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. (*)



