BatamNow.com – Wakil Wali Kota Batam ex-officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan pentingnya kehati-hatian dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran di lingkungan BP Batam.
Penegasan tersebut disampaikan dalam rangka pembenahan tata kelola keuangan di jajarannya.
Li Claudia meminta seluruh pejabat BP Batam bekerja sesuai jalur, melalui perencanaan yang matang dan terukur.
Ia menekankan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan harus dapat dipertanggungjawabkan karena bersumber dari uang masyarakat.
“Kita ini tegas, kita ini kerja on the track,” tegas Li Claudia dalam Rapat Kerja Rancangan Awal Rencana Kerja (Ranja) Tahun 2027 yang digelar di Aula Balairungsari, Lantai 3 Gedung Bida Utama BP Batam, Batam Center, Rabu (04/02/2026).
View this post on Instagram
Ia juga mengingatkan agar penyusunan anggaran 2027 dilakukan secara tertib dan tidak asal-asalan.
“Saya minta tolong bapak ibu, anggarkan ini dengan susunan yang baik-baik. Karena setiap rupiah yang kita keluarkan harus dipertanggungjawabkan. Itu uang masyarakat yang harus kita pertanggungjawabkan,” lanjutnya.
Menurut Li Claudia, anggaran yang telah dikaji namun terbukti tidak efektif seharusnya tidak lagi dipertahankan.
Ia meminta jajarannya meninggalkan kebiasaan lama yang tidak membawa perubahan.
“Kalau yang tidak efektif, sudah dikaji sendiri, ya ditinggalkan. Jangan kita yang harus efektif tapi cara lama tetap dipakai. Tinggalkan yang sudah-sudah. Kata Pak Presiden, ‘nggak main-main lagi’. Jangan tidak berubah,” ujar Li Claudia.
Selain soal penyusunan anggaran, Li Claudia juga menekankan pentingnya kejujuran dalam bekerja. Ia bahkan mengulang kata “hati-hati” hingga tiga kali sebagai bentuk peringatan serius kepada seluruh jajaran BP Batam.
“Kita kerja jujur, jujur itu penting. Rupiah yang bapak ibu pakai, yang bapak ibu anggarkan, saya minta tolong, hati-hati, hati-hati, hati-hati. Supaya kita semua selamat dunia dan akhirat,” jelasnya.
Pernyataan Li Claudia Chandra tersebut dikutip BatamNow.com dari unggahan di akun Instagram pribadinya. (A)

