BatamNow.com – Berselang delapan hari dari kasus Nusyirwan yang mengakhiri hidup dengan cara terjun dari atas Jembatan Barelang, kini ada lagi seorang pria yang dilaporkan melakukan hal serupa.
Kali ini, pria itu dilaporkan nekat melompat dari Jembatan 1 Barelang yang tingginya ±118 meter di atas permukaan laut.
“Kejadiannya sekitar pukul 19.30. Tim rescue SAR sudah berada di lokasi dan melakukan operasi pencarian,” kata Danpos SAR Batam, Dedius Sembiring kepada BatamNow.com, Selasa (31/03/2026) malam.

Ia menjelaskan ada beberapa barang diduga milik korban ditinggalkan di atas Jembatan 1 Barelang yang menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Tonton itu.
“Barang buktinya tertinggal di jembatan itu ada identitas ID card kerjanya, sandal, HP. Nggak ada motor,” jelas Dedius.
Sementara ID card yang ditemukan itu dengan nama Mario Sarlando Hutagalung. Ia dengan posisi operator di PT Batam Winsen Berjaya.
Selain itu ada juga ditemukan secarik kertas dengan tulisan tangan “I love mother” disertai dua nomor handphone dan pesan “Tolong hubungi nomor di atas, terima kasih”.
Sebelumnya, aksi mengakhiri hidup terjadi di Jembatan 5 Barelang oleh seorang pria bernama Nusyirwan (35 tahun) dengan meloncat ke laut.
Dari atas Jembatan Tuanku Tambusai penghubung Pulau Rempang dan Galang itu, polisi menemukan satu unit sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BP 5707 IK, kunci kendaraan, STNK, dan dompet dan SIM A atas nama korban.
Jenazah Nusyirwan ditemukan tim SAR pada hari ketiga pencarian, Rabu (25/03/2026).
Hal serupa sudah berulang kali terjadi di Jembatan Barelang. (H)
Disclaimer/ Penafian: Konten ini memuat isu sensitif terkait bunuh diri. Redaksi menekankan bahwa tindakan tersebut bukan solusi dan dapat dicegah. Jika Anda mengalami stres berat, depresi, atau keinginan menyakiti diri sendiri, segera hubungi tenaga kesehatan, psikolog, atau layanan konseling di fasilitas kesehatan terdekat.
