BatamNow.com – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sejumlah wilayah di Kota Batam selama tiga hari berturut-turut, sejak Minggu (07/06/2026) hingga Selasa (09/06).
Kondisi cuaca tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah berakhirnya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilaksanakan BP Batam bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk meningkatkan pasokan air baku di sejumlah waduk.
Turunnya hujan secara alami dalam beberapa hari terakhir seperti bertolak belakang dengan prediksi sebelumnya mengenai potensi musim kering akibat fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi pada periode Juni hingga Agustus 2026.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kekeringan ketersediaan air baku di enam waduk, kekhawatiran kemungkinan El Nino, BP Batam melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca sejak 15 Mei hingga 3 Juni 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaksanaan OMC tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 7 miliar selama kurang lebih 20 hari pelaksanaan.
Namun, beberapa hari setelah operasi berakhir, hujan turun secara alami di berbagai wilayah Batam dengan intensitas yang cukup tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, BatamNow.com masih berupaya memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai hasil dan efektivitas pelaksanaan OMC yang telah dilakukan BP Batam.
BMKG: Hujan yang Terjadi Merupakan Hujan Alami
Sementara itu, BMKG menyatakan bahwa hujan yang mengguyur Batam dalam beberapa hari terakhir merupakan fenomena alami dan bukan dampak langsung dari Operasi Modifikasi Cuaca yang telah berakhir.
Dalam peringatan dini cuaca yang dirilis Selasa (09/06) pukul 13.00 WIB, BMKG menyebutkan sejumlah wilayah di Kepulauan Riau, termasuk Kota Batam, masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Wilayah yang berpotensi terdampak hujan meliputi Belakang Padang, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, Bulang, Lubuk Baja, Sei Beduk, Galang, Batam Kota, Sagulung, dan Batu Aji.
“Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 15.20 WIB,” demikian keterangan BMKG yang disampaikan melalui grup WhatsApp resmi.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan Djambak, menegaskan bahwa hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir merupakan hujan alami.
“Hujan yang terjadi beberapa hari ini merupakan hujan alami,” kata Ramlan saat dikonfirmasi BatamNow.com, Selasa (09/06).
Menurut Ramlan, hujan tersebut bukan merupakan hasil dari OMC yang sebelumnya telah dilaksanakan selama kurang lebih 20 hari di wilayah Batam dan sekitarnya. (A)

