BatamNow.com – PT Air Batam Hilir (ABHi) memastikan pipa distribusi utama berukuran DN 800mm yang bocor lagi di Simpang K Square Mall, Rabu (10/06/2026).
“Iya yang kemarin. Dipastikan yang kemarin kembali,” kata Corporate Communication PT Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, kepada BatamNow.com lewat sambungan telepon, Rabu sore.
@batamnow PT Air Batam Hilir (ABHi) memastikan pipa distribusi utama berukuran DN 800mm yang bocor lagi di Simpang K Square Mall, Rabu (10/06/2026). “Iya yang kemarin. Dipastikan yang kemarin kembali,” kata Corporate Communication PT Air Batam Hilir, kepada BatamNow.com lewat sambungan telepon, Rabu sore. Saat bersamaan, pantauan BatamNow.com di lokasi kebocoroan, Rabu sore, fisik pipa yang jebol masih tertutup genangan air pada kedalaman diperkirakan setinggi orang dewasa. Petugas masih berupaya menguras genangan air yang terus mengucur dari pipa. “Setelah area pekerjaan selesai dikuras, baru nanti beberapa material maupun pekerjaannya itu bisa dilakukan lebih optimal. Kalau masih ada air kayak gitu, sulit,” jelas Ginda. Menurutnya, penyetopan distribusi air perpipaan sudah dilakukan secara bertahap. “Estimasi sekitar 26 ribu,” kata Ginda menjawab perkiraan jumlah pelanggan yang terdampak kebocoran pipa terbaru ini. Jumlah ini berbeda jauh dengan estimasi yang disebut oleh Direktur Operasional PT ABHi, Jefri Maulidani saat terjadi kerusakan pertama berdampak ke 50-60 ribu pelanggan di Batam Center dan sekitarnya. Ditanya soal distribusi truk tangki air ke konsumen akibat kebocoran ini, Ginda hanya menjawab, “Hari ini yang jelas, permintaan tangki itu meningkat signifikan akibat pekerjaan tersebut”. Soal penyebab kebocoran pada pipa yang sama, menurutnya juga diduga akibat pergeseran tanah dan ada faktor hujan. “Iya, pergeseran tanah tadi karena labil itu,” jelasnya. Di lokasi itu kini sedang ada pekerjaan proyek drainase melibatkan ekskavator. Namun menurut Ginda, kerusakan pipa bukan karena aktivitas proyek. Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih bekerja menguras genangan air yang menutupi pipa bocor. Di sekitar area pekerjaan juga telah disediakan beberapa lampu penerangan. Diumumkan PT ABHi, area terdampak aliran air minum perpipaannya meliputi Temenggung, Taman Niaga, Plamo, Duta Mas, Aggrek Mas, Anggrek Sari, Industri Batam Center, Citra Batam, Bengkong, Kintamani, Central Sukajadi, Batu Batam, Orchid, Rosedale, Marchelia dan sekitarnya. Baca di BatamNow.com #batam #batamnow #batamhits #batamtiktok #fyp ♬ Diggi-Di-Diggi-Di Hey YOU’RE OLD AND SAD – Abraao de Santana
Saat bersamaan, pantauan BatamNow.com di lokasi kebocoroan, Rabu sore, fisik pipa yang jebol masih tertutup genangan air pada kedalaman diperkirakan setinggi orang dewasa. Petugas masih berupaya menguras genangan air yang terus mengucur dari pipa.
“Setelah area pekerjaan selesai dikuras, baru nanti beberapa material maupun pekerjaannya itu bisa dilakukan lebih optimal. Kalau masih ada air kayak gitu, sulit,” jelas Ginda.

Menurutnya, penyetopan distribusi air perpipaan sudah dilakukan secara bertahap.
“Estimasi sekitar 26 ribu,” kata Ginda menjawab perkiraan jumlah pelanggan yang terdampak kebocoran pipa terbaru ini.
Jumlah ini berbeda jauh dengan estimasi yang disebut oleh Direktur Operasional PT ABHi, Jefri Maulidani saat terjadi kerusakan pertama berdampak ke 50-60 ribu pelanggan di Batam Center dan sekitarnya.
Ditanya soal distribusi truk tangki air ke konsumen akibat kebocoran ini, Ginda hanya menjawab, “Hari ini yang jelas, permintaan tangki itu meningkat signifikan akibat pekerjaan tersebut”.
Soal penyebab kebocoran pada pipa yang sama, menurutnya juga diduga akibat pergeseran tanah dan ada faktor hujan.
“Iya, pergeseran tanah tadi karena labil itu,” jelasnya.
Di lokasi itu kini sedang ada pekerjaan proyek drainase melibatkan ekskavator. Namun menurut Ginda, kerusakan pipa bukan karena aktivitas proyek.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih bekerja menguras genangan air yang menutupi pipa bocor. Di sekitar area pekerjaan juga telah disediakan beberapa lampu penerangan.
Diumumkan PT ABHi, area terdampak aliran air minum perpipaannya meliputi Temenggung, Taman Niaga, Plamo, Duta Mas, Aggrek Mas, Anggrek Sari, Industri Batam Center, Citra Batam, Bengkong, Kintamani, Central Sukajadi, Batu Batam, Orchid, Rosedale, Marchelia dan sekitarnya. (D)

