Air Perpipaan Terganggu, Penjualan Air Galon di Batam Naik 300 Persen - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Air Perpipaan Terganggu, Penjualan Air Galon di Batam Naik 300 Persen

by BATAM NOW
13/Jun/2026 15:16
Sehari Terpaksa Beli 16 Galon Air, Begini Derita dan Rugi Warga Batam Akibat Pelayanan Buruk SPAM

Ilustrasi. Karena air SPAM Batam tak mengalir, warga di Batam terpaksa membeli air galon bahkan hingga 16 botol sehari. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Di tengah gangguan pendistribusian air minum jaringan perpipaan di Batam beberapa hari lalu penjualan air minum dalam kemasan (AMDK) galon naik drastis sekitar 300 persen.

Baru-baru ini dalam seminggu, pelanggan air minum perpipaan di wilayah Batam Center, mengalami gangguan aliran air minum, akibat adanya kebocoran pipa DN 800mm milik SPAM Batam di Simpang K Square Mall, dua kali dalam satu minggu ini.

Kebocoran pertama terjadi pada Minggu (07/06/2026), disebutkan sebanyak 50 ribu hingga 60 ribu pelanggan terdampak atas kebocoran itu, perbaikan pun selesai setelah satu hari setelahnya.

Air kembali normal pada Senin (08/06) sore harinya, bahkan di beberapa tempat ada yang hingga malam baru air mengalir ke rumah pelanggan.

Kemudian, di tempat yang sama dengan pipa yang sama juga, kembali bocor pada Rabu (10/06). Awalnya, PT Air Batam Hilir (ABHi) memprediksi, pengerjaan dimulai pukul 13.00 WIB itu akan selesai dalam waktu 12 jam.

Sayangnya prediksi itu meleset jauh, perbaikan kedua itu diketahui selesai pada Jumat (12/06) sekira pukul 04.58 WIB, yang dipublikasikan melalui kanal media sosial Instagram milik PT ABHi.

Sementara itu, pengumuman dari BP Batam terkait selesainya pengerjaan perbaikan pipa itu, selesai pada pukul 03.30 WIB yang dipublikasikan melalui akun media sosial Instagram BP Batam.

Air Kebutuhan Vital Bagi Manusia

Selama perbaikan pipa bocor tersebut berlangsung, aliran air ke rumah-rumah pelanggan berhenti total dalam 4 hari.

Sementara itu, menurut para ahli, manusia mutlak membutuhkan air bersih untuk bertahan hidup karena sekitar 60% tubuh manusia terdiri dari cairan.

Selain untuk diminum, air sangat vital dan dibutuhkan dalam menunjang pekerjaan rumah tangga, MCK (Mandi, Cuci, Kakus) Pengolahan makanan sehari-hari dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana jika air tidak mengalir dalam satu hari saja?

Penjualan Air Galon Meningkat

Saat air perpipaan tidak mengalir ke rumah pelanggan, warga yang terkena dampak dari gangguan distribusi air itu pun dengan terpaksa beralih ke Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berbentuk galon.

Salah satu karyawan toko ritel yang berada di seputaran Sukajadi, mengaku akibat dari adanya gangguan distribusi air itu, penjualan air galon berukuran 19 liter melonjak hampir tiga kali lipat banyaknya.

Baca Juga:  Bocor Kedua Kali, PT ABHi Pernah Usul Ganti Pipa: Belum Direspons BP Batam?

Dalam satu galon berukuran 19 liter, dibanderol harga Rp 8.000 hingga Rp 33.000, tergantung merek produsen. Namun apabila diantar ke rumah pembeli dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 3.000 per galon.

Kala air mati pertama kali pada hari Minggu, saat sore harinya karyawan itu mengatakan mereka sempat kewalahan dalam menghadapi pengantaran air galon ke rumah pembeli.

“Pelanggan yang biasanya membeli air galon itu selama seminggu hanya dua galon, namun hari itu ia membeli 8 galon sekaligus,” ucap karyawan itu.

Ia menuturkan di toko ritel itu, ada berbagai merek air galon yang mereka jual, baik produksi lokal Batam seperti 3T, Sanford, Mindy, maupun yang diproduksi dengan merek nasional seperti Aqua, Le Minerale, VIT, dan lain sebagainya.

“Wah, kalau pertama kali air mati di kawasan Sukajadi ini, kami sempat kewalahan, pelanggan yang biasanya memakai merek nasional (Aqua) beralih ke merek lokal seperti 3T, Sanford,” katanya.

Lalu bagaimana dengan pelanggan yang tidak memiliki kemasan galon dengan merek produk Batam?.

“Kalau pelanggan yang tidak punya kemasan galon 3T atau Sanford, kita antarkan kerumahnya lalu dituangkan kedalam ember atau bak mandinya, setelah kosong baru kita bawa balik, jadi tidak perlu beli galon dengan merek itu,” ujarnya.

Diambil dari Distributor

Sementara itu, toko mereka mengambil air kemasan galon tersebut dari distributor penjualan resmi dari penjualan berbagi merek.

“Biasanya toko mengambil air galon itu dari berbagai distributor di beberapa tempat yang ada di Batam ini,” katanya.

Dalam hitungan 4-5 hari, biasanya toko itu memesan paling sedikitnya hanya sekitar 30-40 galon dalam satu merek.

Namun di saat adanya gangguan distribusi air itu, dengan jumlah 30-40 galon ludes dalam satu hari, bahkan mereka harus memesan dua hingga tiga kali dalam satu hari itu.

“Kalau biasanya kan, 40 galon itu kita jemput ke distributor itu untuk stok penjualan 4-5 hari. Tapi hari itu, kita ada dua kali penjemputan ke distributor,” jelasnya. (A)

Berita Sebelumnya

Breaking News – Lampu Lalu Lintas Mati, Simpang Kepri Mall Arah Muka Kuning Ditutup

Berita Selanjutnya

Demo Mahasiswa Batam Bawa “Tuntutan 45” Kamis Depan, Soroti Kerusakan Lingkungan, Krisis Air, Banjir hingga Sampah

Berita Selanjutnya
Demo Mahasiswa Batam Bawa “Tuntutan 45” Kamis Depan, Soroti Kerusakan Lingkungan, Krisis Air, Banjir hingga Sampah

Demo Mahasiswa Batam Bawa "Tuntutan 45" Kamis Depan, Soroti Kerusakan Lingkungan, Krisis Air, Banjir hingga Sampah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com