BatamNow.com – Aliansi Mahasiswa Kota Batam memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa pada Kamis, 18 Juni 2026, dengan membawa sembilan poin tuntutan yang mereka sebut sebagai “Tuntutan 45”.
Demonstrasi tersebut akan menyoroti berbagai persoalan nasional sekaligus isu-isu krusial yang dihadapi Kota Batam.
“Kami Aliansi Mahasiswa Batam akan menggelar aksi hari Kamis (18/06/2026). Kami membawa sembilan tuntutan, kami menyebutnya ‘Tuntutan 45’, 4 isu nasional, 5 isu lokal,” ujar Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa Kota Batam, Kevin, saat dikonfirmasi BatamNow.com, Sabtu (13/06/2026).
Ia mengatakan, aksi awalnya direncanakan pada Senin lusa. Namun, jadwal diubah menjadi Kamis depan.
“Memang harusnya hari Senin. Cuma tadi saat ke Polres sudah nggak bisa, nggak masuk jamnya, jadinya hari Kamis,” kata Kevin.
Aksi mahasiswa akan dipusatkan di Kantor DPRD Kota Batam dan Kantor Wali Kota Batam.
Massa juga akan melakukan longmarch serta menyampaikan orasi di sejumlah ruas jalan utama, dengan titik kumpul di kawasan lampu merah Pollux Habibie, Batam Center.
Kevin memperkirakan sebanyak 100 hingga 145 mahasiswa akan mengikuti aksi tersebut.
“Estimasi yang mengikuti aksi sekitar 100 sampai 145 orang. orang,” ujarnya.
“Tuntutan 45” Mahasiswa Batam
Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sembilan tuntutan yang terbagi dalam empat isu nasional dan lima isu lokal Batam, yang secara keseluruhan mereka namakan “Tuntutan 45”.
Untuk tingkat nasional, empat tuntutannya adalah:
- Sahkan RUU Perampasan Aset
- Sekali lagi, sahkan RUU Perampasan Aset
- Sebelum RUU Perampasan Aset disahkan, kami akan turun kembali ke jalan. Dengan tuntutan yang sama
- Evaluasi total Program MBG atau STOP.
Sementara terkait isu daerah, Aliansi Mahasiswa Batam menyoroti berbagai persoalan, mulai dari kerusakan lingkungan, hak tenaga kerja, krisis air, persoalan sampah dan banjir.
Lima tuntutan tingkat lokal oleh Aliansi Mahasiswa Kota Batam, antara lain:
- Hentikan segala bentuk aktivitas yang merusak alam dan merampas ruang hidup masyarakat
- Tangkap dan adili mafia perusak lingkungan Batam
- Audit dan selesaikan krisis air bersih Batam
- Jamin hak kerja tenaga kerja lokal Batam
- Mengatasi persoalan sampah dan banjir Batam. (H)
