Ketua DPC ALFI/ILFA Kota Batam: Biaya Logistik Selama Ini Sama dengan Tarif Baru BP Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ketua DPC ALFI/ILFA Kota Batam: Biaya Logistik Selama Ini Sama dengan Tarif Baru BP Batam

by BATAM NOW
01/Jul/2026 14:28
Ketua DPC ALFI/ILFA Kota Batam: Biaya Logistik Selama Ini Sama dengan Tarif Baru BP Batam

Ketua DPC Asosiasi Logistik Forwarder Indonesia/ Indonesian Logistics Freight Forwarding (ALFI/ILFA) Kota Batam, Yasser Handeka Daniel. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Asosiasi Logistik Forwarder Indonesia/ Indonesian Logistics Freight Forwarding (ALFI/ILFA) Kota Batam menggelar Sosialisasi Direct Billing bersama pelaku usaha logistik dan peti kemas di AP Premier Hotel, Rabu (01/07/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan (BP Batam), Benny Syahroni.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sistem pembayaran langsung atau direct billing yang akan memungkinkan perusahaan freight forwarder bertransaksi langsung dengan terminal tanpa melalui pihak perantara.

Sosialisasi Direct Billing bersama pelaku usaha logistik dan peti kemas di AP Premier Hotel, Rabu (01/07/2026). (F: BatamNow)

Ketua DPC ALFI/ILFA Kota Batam, Yasser Handeka Daniel, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha mengenai mekanisme baru yang akan diterapkan di Pelabuhan Batu Ampar.

“Sebetulnya kita lebih fokus ke direct billing untuk teman-teman dari JPT atau freight forwarder terutama anggota ALFI Batam di mana ke depannya teman-teman dari ALFI Batam terutama teman-teman forwarder bisa bertransaksi langsung dengan terminal, yang mana sebelum-sebelumnya itu kita tidak pernah bisa laksanakan. Jadi kita selalu melalui pihak kedua atau freight forwarder ini hanya menjadi pihak ketiga. Jadi kami sangat mengapresiasi dengan penyesuaian tarif ini karena ada hal baru di mana kita bisa bertransaksi langsung dengan terminal di Batu Ampar,” ujar Yasser.

Menurut Yasser, selama ini biaya yang dibayarkan pelaku usaha sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tarif yang saat ini disesuaikan. Namun, adanya transaksi melalui pihak perantara menyebabkan munculnya margin tambahan yang akhirnya ikut membebani pengguna jasa.

“Yang sudah pasti ada perbedaan cost ya. Jadi selama ini apa yang kita bayarkan dari teman-teman forwarder itu sebetulnya biayanya tidak ada perubahan dengan penyesuaian tarif ini. Jadi selama ini kita sudah terbiasa membayarkan biaya yang sama seperti penyesuaian tarif gitu,” katanya.

Sosialisasi Direct Billing bersama pelaku usaha logistik dan peti kemas di AP Premier Hotel, Rabu (01/07/2026). (F: BatamNow)

Dengan sistem direct billing, menurut Yasser, akan menguntungkan pengusaha forwarder yang sebelumnya tidak bisa bertransaksi langsung dengan terminal.

“Karena tentunya pada saat pembayaran atau biaya melalui pihak penengah pasti kan ada margin di situ. Nah, dengan kita bertransaksi langsung dengan terminal, margin itu kita potong, di mana ini adalah hal baik untuk kami para pengusaha forwarder dan juga sebetulnya para cargo owner pemilik barang karena biayanya tidak akan membengkak,” katanya.

ALFI/ILFA Batam juga menilai penyesuaian tarif yang dilakukan sejalan dengan transformasi Pelabuhan Batu Ampar yang kini terus meningkatkan fasilitas dan kualitas layanan bongkar muat.

Baca Juga:  BP Batam Urung Naikkan Tarif Kontainer Per 15 Juli, Apindo: Perka Belum Terbit

“Dan tentunya penyesuaian tarif ini dilaksanakan karena ada perbaikan di sisi pelabuhan bongkar muat Batu Ampar, di mana yang sebelumnya kita masih konvensional. Nah sekarang kita sudah bisa merasakan pelabuhan dengan taraf internasional. Meskipun Batu Ampar sekarang ini baru memiliki 4 STS crane. Tapi menurut kami, ke depannya ini akan sangat membantu dalam sisi aktivitas bongkar muat kapal maupun penarikan kontainer dari container yard,” jelasnya.

Masih Tunggu Keputusan Resmi

Meski mendapat sambutan positif dari kalangan freight forwarder, Yasser mengatakan implementasi direct billing masih menunggu keputusan resmi dari pihak terminal. Namun demikian, ALFI Batam mendorong seluruh anggotanya untuk mulai mempersiapkan diri dengan melakukan registrasi perusahaan.

“Direct billing, kita tentunya masih menunggu pernyataan dari terminal. Tapi melalui acara hari ini kami harap teman-teman forwarder bisa mulai meregistrasi perusahaan mereka untuk bisa bertransaksi langsung. Dan mengenai kapan akan dilaksanakannya itu kami tinggal menunggu keputusan dari termal,” ujarnya.

Sosialisasi Direct Billing bersama pelaku usaha logistik dan peti kemas di AP Premier Hotel, Rabu (01/07/2026). (F: BatamNow)

Ia menegaskan bahwa tujuan utama sistem tersebut adalah memangkas biaya-biaya yang selama ini muncul akibat adanya perantara dalam proses pembayaran jasa kepelabuhanan.

Dalam forum sosialisasi dan diskusi yang digelar, ALFI/lLFA Batam lebih banyak membahas aspek teknis penerapan direct billing agar para pelaku usaha tidak mengalami kendala saat sistem mulai diberlakukan.

“Poin diskusinya sebetulnya diskusi ini lebih ke diskusi teknis, karena ini kan hal baru di Batam mungkin ada teman-teman yang belum terbiasa. Melalui forum ini kita memfasilitasi teman-teman untuk begini caranya untuk bisa direct billing,” jelasnya.

Misalkan ada kalangan apa ya ke depannya atau nanti benefitnya apa, habis itu secara teknis apa yang harus dilakukan, jadi diskusi ini lebih membahas proses teknis agar teman-teman tidak merasa kaget pada saat direct billing ini sudah diterapkan,” lanjutnya.

Yasser menilai manfaat terbesar dari direct billing adalah efisiensi biaya operasional yang dapat dirasakan langsung oleh perusahaan logistik maupun pemilik barang.

“Yang pasti dampak paling besar adalah biaya, biaya yang akan terpangkas adalah kurang lebih mungkin 10-20%, bahkan sampai 30% mungkin ya. yang biaya terpangkas. Jadi dampak yang besar adalah biaya yang akan terpangkas dengan pembayaran langsung ke terminal, maksimal 30% bisa kita pangkas dari pengeluaran sebelum itu,” pungkasnya. (H)

Berita Sebelumnya

Prabowo Perintahkan Efisiensi, Belanja Pegawai Pemko Batam di 2025 Capai 40 Persen

Berita Selanjutnya

Politeknik Inovasi Nusantara Hadirkan Interactive Corner di K-Square Mall, PMB Gelombang 1 Dibuka hingga 22 Juli 2026

Berita Selanjutnya
Politeknik Inovasi Nusantara Hadirkan Interactive Corner di K-Square Mall, PMB Gelombang 1 Dibuka hingga 22 Juli 2026

Politeknik Inovasi Nusantara Hadirkan Interactive Corner di K-Square Mall, PMB Gelombang 1 Dibuka hingga 22 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com